Bekasi, Koranpelita.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin memastikan kesiapan Kabupaten Bekasi dalam menyelenggarakan Pilkades Serentak 2026 yang akan berlangsung di 154 desa. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari koordinasi lintas sektor hingga dukungan anggaran.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin Rapat Koordinasi Panitia Pilkades Serentak yang digelar di Ruang Rapat KH. Mamun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Kamis (30/07/2026).
“Kesiapan Kabupaten Bekasi saya rasa sudah cukup. Rapat koordinasi dari DPMD sudah dilakukan beberapa kali, termasuk dengan unsur keamanan. Dari sisi anggaran juga tidak ada kendala karena bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah disalurkan kepada desa pada 17 Juli lalu,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Endin juga menyampaikan pentingnya penyamaan persepsi terkait persyaratan hak pilih dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
Sekda menuturkan, rapat koordinasi tersebut mempertemukan tim monitoring tingkat kabupaten dengan para camat untuk menyamakan pemahaman mengenai berbagai tahapan pelaksanaan Pilkades, khususnya terkait persyaratan hak pilih agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Hari ini kita berdiskusi antara tim monitoring kabupaten dengan para camat. Ada beberapa hal yang memang perlu didiskusikan, terutama berkaitan dengan persyaratan hak pilih. Untuk mendapatkan kepastian hukum, semuanya harus kita kembalikan kepada aturan yang berlaku,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh peserta rapat pada prinsipnya telah memiliki kesepahaman dan hasil pembahasan tersebut diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai ketentuan.
“Kita berharap apa yang sudah disepakati hari ini dapat ditindaklanjuti sehingga ke depan tidak ada permasalahan,” katanya.
Terkait potensi tantangan dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026, Endin menilai setiap pelaksanaan kegiatan tentu memiliki tantangan. Namun, selama seluruh pihak berpedoman pada peraturan perundang-undangan, berbagai kendala dapat diselesaikan secara baik.
“Setiap pelaksanaan kegiatan pasti ada tantangan, baik besar maupun kecil. Tetapi ketika semua memiliki kesepahaman dan kembali kepada aturan yang berlaku, saya yakin semuanya bisa diselesaikan,” ucapnya.
Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi, Endin meminta agar ketua panitia Pilkades di setiap desa kembali diberikan sosialisasi guna menyamakan persepsi terhadap berbagai ketentuan yang telah disepakati.
“Saya menyarankan agar para ketua panitia Pilkades kembali diajak sosialisasi untuk menyamakan persepsi mengenai hasil kesepakatan rapat hari ini,” pungkasnya. (D.Z).



