Baznas Kabupaten Cianjur Jalin Kerjasama dengan PEU Berbasis KUA

KORANPELITA.CO -Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) resmi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) Tahun 2026.

Kegiatan berskala nasional itu dilaksanakan BAZNAS RI bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026), yang diikuti BAZNAS kabupaten/kota se Indonesia.

BAZNAS Kabupaten Cianjur yang dipercaya BAZNAS RI sebagai salah satu lokasi pelaksanaan PEU Berbasis KUS tersebut, mengikuti zoom meeting di Aula BAZNAS Cianjur bersama jajaran Kantor Kemenag Cianjur.

Program PEU Berbasis KUA itu merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis KUA. Tahun ini, sebanyak 195 KUA di 20 provinsi ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program.

BACA JUGA:  Baznas Kab. Cianjur Salurkan Bantuan Renovasi Rutilahu dari BAZNAS Pusat

Di Kabupaten Cianjur terdapat dua titik pelaksanaan program tersebut, yaitu KUA Pacet yang bermitra dengan BAZNAS Kabupaten Cianjur, serta KUA Cilaku yang bermitra dengan LAZ Dana Sosial Al Falah Surabaya.

Usai penandatanganan PKS, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Agung Taufiqurrohman, menyampaikan bahwa pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga membangkitkan kembali harapan, semangat, dan rasa percaya diri para mustahik agar mampu bangkit menjadi pribadi yang mandiri.

Sementara Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, A.Pi., MM, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Cianjur sebagai salah satu daerah pelaksana Program PEU Berbasis KUA.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. BAZNAS Kabupaten Cianjur siap mendukung penuh pelaksanaan program ini, mulai dari proses pendampingan hingga penyaluran zakat produktif kepada para mustahik sesuai ketentuan yang berlaku. Semoga ikhtiar bersama ini mampu menghadirkan manfaat nyata dan melahirkan mustahik yang lebih mandiri secara ekonomi,” ujar H. Tata.

BACA JUGA:  BPBD Bekasi Tangani Krisis Air Bersih di 5 Kecamatan

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, berharap kolaborasi yang terjalin antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Cianjur dapat terus diperkuat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat secara produktif, sehingga zakat tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi jalan bagi para mustahik untuk tumbuh mandiri, berdaya, dan sejahtera (Man Suparman).

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)