Resmikan Gedung Baru Kejari Jakut, Jaksa Agung: Hibah Tidak Membuat Penegakan Hukum Jadi Lemah

Jakarta, Koranpelita.co – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengakui pihaknya selalu menghadapi kendala dalam melakukan pembangunan gedung-gedung kejaksaan  yang baru di daerah sebagai pengganti gedung lama yang kondisinya sudah tiak layak dan memenuhi persyaratan, mengingat institusinya tidak memiliki anggaran.

Namun Jaksa Agung menegaskan ada atau tidak adanya bantuan hibah dari pemda untuk membantu pembangunan gedung baru kejaksaan, tidak akan membuat surut atau kendor jajarannya dalam penegakan hukum di daerah.

“Jangan juga berpikir kalau kami dapat bantuan hibah dari pemda terus kami lemah dalam penegakkan hukum, tentu tidak,” tutur Jaksa Agung saat meresmikan gedung baru kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Selasa (30/06/2026).

Hanya saja Jaksa Agung menyebutkan  jajaran kejaksaan siap membantu dan mendukung pemda dalam memperlancar dan mengamakan proyek pembangunan stratehia di daerah melalui pendampingan-pendampingan.

BACA JUGA:  Soal Penahanan Ijazah Alumni oleh SMK PGRI Rangkasbitung, Forwatu Banten Desak Gubernur Copot Kepala Sekolah

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta yang telah membantu mewujudkan gedung baru kantor Kejari Jakarta Utara yang berlokasi di Jalan Yos Soedarso, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok.

Sementara itu kepada jajarannya Jaksa Agung kembali mengingatkan untuk memegang teguh integritas dan profesionalitas. Apalagi bagi mereka yang ditugaskan di Jakarta harus kuat imannya karena begitu banyak godaan dan banyak hal-hal yang tidak terduga yang tidak terjadi di daerah.

“Jadi teman-teman kalau dari daerah pindah tugas ke Jakarta, kuatkan dan utamakan lebih dulu imannya bukan hanya profesional. Kenapa? Karena bagi kami integritas nomor satu,” katanya.

Jaksa Agung juga menyebutkan para jaksa yang bertugas mengabdi di Jakarta adalah pilihan. “Sadarilah istimewanya tugas di Jakarta. Karena dari ribuan aparatur kejaksaan hanya segelintir yang dipercaya mengabdi di Jakarta,” ujarnya.

BACA JUGA:  Soal Penahanan Ijazah Alumni oleh SMK PGRI Rangkasbitung, Forwatu Banten Desak Gubernur Copot Kepala Sekolah

Oleh karena itu, tutur dia, wujudkan rasa syukur dengan tidak cukup diucapkan tapi dalam kerja nyata. “Harus diterjemahkan menjadi etos kerja kita. Jadikan rasa syukur sebagai etos untuk lebih men-trigger kinerja kita.”

Jaksa Agung pun mengharapkan dengan gedung baru, para jaksa dan pegawai Kejari Jakarta Utara bekerja lebih baik lagi dan dapat memberi rasa keadilan kepada masyarakat Jakarta Utara. “Jangan nanti sudah gedungnya bagus, tapi justru malah pelayanannya melempem.”

Adapun gedung Kejari Jakarta Utara yang baru dibangun di atas lahan seluas satu hektar dengan biaya pembangunan sebesar Rp100 miliar berasal dari hibah dari Pemprov DKI Jakarta. Hadir dalam acara peresmian antara lain Plt Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, para Jaksa Agung Muda dan para Kepala Badan,  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kajati DKI Jakarta dan Kajari Jakarta Utara.(yadi)

BACA JUGA:  Soal Penahanan Ijazah Alumni oleh SMK PGRI Rangkasbitung, Forwatu Banten Desak Gubernur Copot Kepala Sekolah