Bekasi, Koranpelita.co – Ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan remaja, aksi tawuran, hingga maraknya pencurian kendaraan bermotor menjadi perhatian serius dalam kegiatan Pos Kamling Jaga Bekasi On The Spot yang digelar Polres Metro Bekasi bersama Polsek Babelan di Kavling AT-Taufik RT 06 RW 44, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Jumat (29/5/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di tengah lingkungan permukiman warga itu dipimpin Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Kapolsek Babelan Kompol Wito, S.H., M.H. Hadir pula unsur TNI, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Berbeda dengan forum formal di dalam ruangan, program Jaga Bekasi On The Spot dirancang untuk membuka ruang dialog langsung antara aparat dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan keamanan yang mereka hadapi sehari-hari.
Dalam dialog tersebut, kekhawatiran terbesar warga mengarah pada fenomena remaja yang diduga mengonsumsi obat keras tertentu seperti Eximer dan Tramadol. Obat yang seharusnya digunakan untuk kepentingan medis itu kerap disalahgunakan sehingga memicu perilaku agresif, gangguan kesehatan, hingga berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika yang lebih berbahaya.
Menanggapi hal itu, AKBP Hannry menegaskan bahwa pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, lingkungan, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam mendeteksi sejak dini peredaran maupun penyalahgunaan obat-obatan tersebut.
“Warga jangan ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran maupun penggunaan obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain persoalan narkoba dan obat keras, isu pencurian kendaraan bermotor juga menjadi topik yang banyak dikeluhkan masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan langkah yang harus dilakukan apabila pelaku curanmor tertangkap tangan oleh warga.
Menjawab pertanyaan tersebut, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Menurutnya, tindakan persekusi justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru dan berpotensi membahayakan keselamatan semua pihak.
Polisi meminta masyarakat segera mengamankan pelaku seperlunya dan menghubungi petugas agar proses penegakan hukum dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Pembahasan lainnya yang tak kalah penting adalah maraknya potensi tawuran remaja yang kerap terjadi akibat provokasi media sosial maupun konflik antarkelompok. Aparat mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas anak-anak dan remaja di lingkungan masing-masing.
Pengawasan orang tua, kegiatan positif bagi remaja, serta optimalisasi ronda dan pos kamling dinilai menjadi langkah efektif untuk mencegah munculnya kelompok-kelompok yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
AKBP Hannry menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kamtibmas yang kondusif hanya dapat terwujud apabila ada kolaborasi antara warga, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Melalui program Jaga Bekasi On The Spot, Polres Metro Bekasi berharap berbagai persoalan keamanan yang selama ini menjadi keresahan masyarakat dapat ditangani lebih cepat melalui komunikasi dua arah yang terbuka.
Di akhir kegiatan, warga kembali diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline 110 Polri apabila menemukan tindak pidana, aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat, aparat berharap budaya peduli lingkungan dan semangat menjaga keamanan bersama dapat terus tumbuh sehingga wilayah Babelan tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. (D.Z).
- Pengendara Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Lokasi Perbaikan Jalan di Lebak, Diduga Minim Rambu dan Penerangan - 30/05/2026
- Jaga Bekasi On The Spot, Polisi Bahas Narkoba hingga Tawuran yang Resahkan Warga - 30/05/2026
- Warga Telajung Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Pemerintah Kabupaten Diharap Lebih Sigap - 30/05/2026



