Gubernur Jateng Tekankan Kolaborasi dan Investasi untuk Dorong Pengembangan UMKM

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

KORANPELITA.CO– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa kolaborasi antar-pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pernyataan itu disampaikannya di hadapan 35 bupati dan wali kota se-Jawa Tengah dalam acara Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan UMKM Grande 2026, yang berlangsung di Ballroom Po Hotel Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/5/2026).

“Kepala daerah tidak bisa berdiri sendiri. Jawa Tengah memiliki potensi besar yang mampu menumbuhkan ekonomi secara signifikan melalui investasi yang terarah,” tegas Luthfi.

Tampak hadir secara langsung Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, didampingi Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Kota Tegal, Sartono.

Ia menambahkan, keberhasilan menumbuhkan investasi di setiap wilayah akan memperkuat posisi Jawa Tengah di kancah nasional maupun internasional.

BACA JUGA:  Wabub Tangerang Lepas 382 Calon Jamaah Haji Kloter 15 JKB

“Provinsi juga tidak bisa berjalan sendiri. Setiap daerah wajib berperan aktif menciptakan iklim investasi yang kondusif di wilayah masing-masing,” lanjutnya.

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, serta jajaran kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Dari Pemerintah Kota Tegal, hadir secara langsung Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, didampingi Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, serta Pelaksana Tugas Kepala DPMPTSP Kota Tegal, Sartono.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu menilai forum ini sebagai momentum penting untuk konsolidasi kebijakan. Mengusung tema penguatan investasi dan UMKM berbasis energi hijau serta pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

BACA JUGA:  Bidpropam Polda Banten Berikan Ucapan dan Kue Ulang Tahun untuk POM TNI  

“Investasi yang selaras dengan prinsip keberlanjutan akan menjadi penggerak utama yang memajukan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Todotua.(her/hms)