Bekasi Gaspol Hijaukan Kota, Wali Kota Gandeng Kementerian Kehutanan

Wali Kota Bekasi menandatangani kerja sama penghijauan sebagai langkah nyata menekan polusi kota.

Kota Bekasi, Koranpelita.co — Pemerintah Kota Bekasi mulai mengakselerasi agenda penghijauan kota dengan menggandeng Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan kerja sama program bertajuk Tri For Tree, yang menjadi langkah awal penguatan konsep kehutanan perkotaan di wilayah penyangga ibu kota tersebut.

Kesepakatan ini turut disaksikan oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Kehutanan, Edi Sulistyo Heri Susetyo, sebagai simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons krisis lingkungan di kawasan urban.

Program Tri For Tree tidak sekadar seremoni penanaman pohon. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan transformasi ruang kota melalui perluasan ruang terbuka hijau, termasuk optimalisasi hutan kota sebagai penyangga ekosistem dan penurun tingkat polusi udara.

BACA JUGA:  Pramuka Garuda Bekasi Tembus 1.251 Orang

Langkah ini menjadi penting di tengah meningkatnya tekanan lingkungan akibat urbanisasi, kepadatan penduduk, dan minimnya ruang hijau. Bekasi, sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan pesat di Jabodetabek, dinilai membutuhkan intervensi konkret untuk menjaga keseimbangan ekologis.

Distribusi pohon akan dilakukan secara bertahap dan menyasar berbagai titik strategis, mulai dari kawasan hutan kota, ruang terbuka hijau, hingga lingkungan permukiman. Skema ini dirancang untuk memastikan manfaat penghijauan dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

“Tri For Tree bukan hanya soal menanam pohon, tetapi tentang membangun masa depan kota yang lebih sehat dan berkelanjutan. Ruang hijau adalah kebutuhan, bukan pelengkap,” ujar Tri.

BACA JUGA:  Wabup Tangerang Minta ASN Berani Speak Up Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja

Ia menekankan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi publik.

“Kami mengajak masyarakat ikut merawat dan menjaga pohon yang ditanam. Tanpa keterlibatan warga, penghijauan tidak akan berjalan optimal,” tambahnya.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap mampu mengubah wajah kota yang selama ini identik dengan kepadatan dan polusi, menjadi kawasan yang lebih ramah lingkungan, sejuk, dan layak huni.

Program ini juga diharapkan menjadi model pengelolaan kehutanan perkotaan yang dapat direplikasi di daerah lain, terutama di wilayah metropolitan yang menghadapi tantangan serupa. (D nu).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Bupati Tangerang Luncurkan Buku Cerita "Mangrove Penyelamat Pantai"