58 Hari Petualangan Gary, Sam dan Kelly, “Sungai Watch” Bersihkan Sungai di Pulau Jawa

Bekasi, Koranpelita.co – Tim lingkungan Sungai Watch menuntaskan aksi bersih-bersih sungai di kawasan Saluran Irigasi Perjuangan, Kelurahan Harapan Baru, Kota Bekasi, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi titik ke-16 dalam rangkaian misi sosial mereka menyusuri sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Jawa selama 58 hari perjalanan.

Dalam kegiatan itu, pendiri dan relawan Sungai Watch, yakni Gary Bencheghib bersama Sam dan Kelly, melakukan aksi pembersihan sampah di aliran sungai sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem air.

Ketua WCD Bekasi, Joko Suseno, mengatakan perjalanan tim Sungai Watch bukanlah hal yang mudah. Selain membersihkan sampah di sungai, mereka juga harus menempuh perjalanan lari sejauh 5 hingga 9 kilometer di setiap lokasi kegiatan.

BACA JUGA:  PLN UID Banten Olah Limbah Pasar Jadi Pupuk Organik Lewat Program Vokasi Hijau di SMK Jaya Buana

“Perjalanan mereka sangat luar biasa dan penuh tantangan. Mereka harus beradaptasi dengan cuaca, kondisi lingkungan di sekitar aliran sungai, hingga berkoordinasi dengan pemerintah setempat sebelum kegiatan dilakukan,” ujar Joko,

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi tim Sungai Watch yang dinilai konsisten mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kebersihan sungai.

Menurut Joko, Kota Bekasi menjadi salah satu titik persinggahan akhir sebelum tim Sungai Watch melanjutkan perjalanan menuju garis akhir di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Jakarta, pada Minggu (24/5/2026).

Setelah menyelesaikan misi tersebut, tim Sungai Watch dijadwalkan kembali ke Bali untuk melanjutkan aktivitas sosial dan lingkungan lainnya.

Joko berharap gerakan yang dilakukan Sungai Watch dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai dan menjaga kelestarian alam

BACA JUGA:  PLN UID Banten Olah Limbah Pasar Jadi Pupuk Organik Lewat Program Vokasi Hijau di SMK Jaya Buana

“Perjalanan kegiatan sosial Sungai Watch ini bisa menjadi fondasi penting untuk menjaga alam dan mencegah kerusakan ekosistem air di sungai. Mari bersama-sama menjaga sungai kita,” tutup nya. (Hrs).