Kejagung akan Bongkar Gedung Lama Diantaranya Ditempati Kapuspenkum dan Jajarannya untuk Dibangun Baru

Jakarta, Koranpelita.co – Kejaksaan Agung kembali akan bongkar satu gedung lama yang masih tersisa untuk dibangun baru. Setelah sebelumnya tiga gedung lama yang ditempati tiga Jaksa Agung Muda (JAM) beserta jajarannya yaitu gedung JAM Pidum, JAM Datun dan JAM Was telah dibongkar dan kini sedang tahap pembangunan gedung baru bernuansa lebih modern sebagai penggantinya.

Adapun gedung lama yang tersisa antara lain ditempati Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum), Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum (Kapusjakgakum) dan Kepala Bagian Perpustakaan dan Dokumen Hukum (Kabagpusdokum) beserta masing-masing jajarannya.

Terkait akan dibongkarnya gedung lama tersebut nampak kesibukan terlihat dalam dua minggu belakangan ini. Dimana para tenaga kasar sibuk mengangkut dan memasukan barang-barang dan peralatan kantor. Seperti meja, kursi, komputer dan lainnya ke mobil truk dan pick up sewaan untuk dibawa ke tempat yang dituju.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan "Makelar" SPPG Jadi Tersangka Baru Korupsi Program MBG 

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan khusus untuk bidang Puspenkum yang dipimpinnya seluruh barang dan peralatan serta jajarannya pindah dan menempati sementara bangunan di Jalan Lamandau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Bangunan di Jalan Lamandau yang akan dijadikan sementara tempat bekerja jajaran Puspenkum merupakan barang hasil rampasan negara perkara Rafael Alun (mantan pegawai Ditjen Pajak)” kata Anang kepada Koranpelita.co, Senin (27/04/2026).

Anang menuturkan dia pun sementara pindah ruangan dan untuk efektifitas bekerja menempati salah satu ruangan yang disediakan di lantai satu Gedung Utama Kejaksaan Agung atau terpisah dengan jajarannya.

“Adapun untuk gedung baru nantinya akan dibangun delapan lantai. Sedangkan untuk gedung lama saat ini hanya enam lantai,” ujar mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ini.

BACA JUGA:  JAM Pidsus Minta Aspidsus-Kajari Jadi Komunikator yang "Mumpuni" Berbicara Penanganan Korupsi

Seperti diketahui saat ini di kompleks Kejagung sedang ada pembangunan untuk gedung baru JAM Pidum delapan lantai. Serta gedung baru 16 lantai untuk JAM Datun dan JAM Was yang menyatu dalam satu bangunan.

Pembangunan gedung baru untuk ketiga JAM dan jajarannya menyusul gedung utama Kejaksaan Agung yang lebih dahulu dibangun baru setelah gedung lamanya mengalami kebakaran pada Agustus tahun 2020. Gedung utama yang terdiri dari 22 lantai antara lain ditempati Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, JAM Intel, JAM Bin dan belakangan JAM Datun.

Sementara itu Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) dan jajarannya yang sempat berada gedung utama pindah sementara ke bangunan gedung hasil rampasan negara dari kasus PT IM2 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  Pulihkan Kerugian Negara,  Kejagung Sita Eksekusi Sejumlah Aset Bos Timah Tamron di Babel

Kemudian gedung baru lainnya yaitu Gedung JAM Pidsus berlantai 13 yang ditempati JAM Pidsus dan jajarannya. Serta Gedung Menara Kartika Adhyaksa berlantai 10 ditempati JAM Pidmil dan belakangan JAM Pidum bersama masing-masing jajarannya. (yadi)