KORANPELITA.CO – Telah terjadi gempa bumi berkekuatan magnirudo:7.6, berlokasi:127 km Tenggara Bitung-Sulut, Kamis (2/4/2026) pada pukul 05:48:14 WIB, kedalaman 18 Km. Setelah tiga menit terjadi gempa tersebut, BMKG langsung keluarkan peringatan tsunami. Demikian informasi yang dikutip dari BMKG.
Guncangan gempa bumi dirasakan di wilayah terdampak, yaitu di Ternate V-VI Skala MMI, Ibu V Skala MMI, Manado IV-V Skala MMI, Gorontalo Bone Bolango, Gorontalo Utara III Skala MMI. Gempa Bumi ini Terekam di Pos PGA Dukono dan Ambang pada III Skala MMI, Karangetang pad III – IV Skala MMI, Tangkoko dan Mahawu pada IV – V Skala MMI.
Wilayah terdampak memiliki morfologi dataran dan berombak dengan litologi terdiri atas batuan gunung api berumur Tersier hingga Kuater, Batuan Sedimen dan Tersier hingga Kuarter, serta endapan aluvium berumur Holosen. Wilayah terdampak diklasifikasikan ke dalam Kelas tanah sangat padat dan batuan lunak (C), Kelas tanah sedang (D), dan Kelas tanah lunak (E). Daerah ini terletak pada Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi Rendah hingga Tinggi, dilaporkan ada kerusakan pada bangunan dan telah menimbulkan korban luka-luka.
Berdasarkan parameter sumbernya, gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar naik berarah relatif barat daya – timur laut yang diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas Subduksi Ganda Punggungan Mayu.
BMKG memperingatkan kepada masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
“Masyarakat diharapkan menjauhi pantai hingga ada informasi aman dari BPBD setempat,” kata Plt Direktu Gempa dan Tsunami BMKG Dr Rahmat Triyono, S.T., M.Sc., melalaui sambungan selulernya, Jakarta, Kamis (2/3/2026).
“Masyarakat dihimbau untuk melakukan pemeriksaan mandiri terkait kondisi bangunan setelah terjadi gempa bumi, juga untuk mengamati, mematuhi, dan menjaga rambu evakuasi serta menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi hujan,” ungkapnya lagi.
Bangunan di daerah rawan gempa bumi diharapkan dapat mengikuti kaidah bangunan tahan gempa, guna menghindari risiko kerusakan, serta dilengkapi dengan jalur evakuasi.
BMKG menerangkan hingga saat ini gempa susulan masih terus terjadi, mohon untuk tetap waspada dan menjauhi area pesisir pantai untuk wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Tetap ikuti arahan pihak terkait, utamanya pemerintah setempat/BPBD/BMKG.
Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan :
– SIAGA: MALUT, KOTA-TERNATE (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:53:14 WIB)
– SIAGA: Malut, Halmahera (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:54:14 WIB)
– SIAGA: Malut, Kota-Tidore (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 05:56:14 WIB)
– SIAGA: Sulut, Kota-Bitung (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:12:14 WIB)
– SIAGA: Sulut, Minahasa bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:17:14 WIB)
– SIAGA: Sulut, Minahasa-Selatan bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:18:14 WIB)
– SIAGA: Sulut, Minahasa-Utara bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:18:14 WIB)
– WASPADA: Sulut, Kepulauan Sangihe (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:14:14 WIB)
– WASPADA: Sulut, Minahasa-Utara bagian Utara (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:15:14 WIB)
– WASPADA: Sulut, Bolangmongondow bagian Selatan (estimasi waktu tiba: 02-04-2026 06:21:14 WIB)
Saran dan Arahan Status Peringatan
Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “Awas” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.
Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “Siaga” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi
Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “Waspada” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. (red/*)
- Belajar Pengelolaan Sampah dan Ketahanan Pangan, Pemkot Tegal Berkunjung ke Yogyakarta - 09/05/2026
- Kasus Perselingkuhan Kepala Unit Bulakamba Perumda Air Minum Tirta Baribis Adalah Kesalahpahaman - 09/05/2026
- Hadiri Seminar Pembiayaan Haji dan Umroh, Wawali Tegal : Masyarakat Harus Bisa Merencanakan Keuangan Sejak Dini - 09/05/2026



