Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 6,4

KORANPELITA.CO – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB. Gempa tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi adanya tsunami.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, gempa bumi memiliki parameter dengan koordinat 1,93 Lintang Utara dan 96,48 Bujur Timur pada kedalaman 13 kilometer.

Pusat gempa berada di sekitar 61 kilometer Tenggara Sinabang, Aceh, 112 kilometer Barat Laut Nias Utara, 147 kilometer Barat Laut Gunungsitoli, 305 kilometer Barat Daya Medan, dan 1459 kilometer Barat Laut Jakarta. Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Simeulue (Aceh), Kabupaten Nias Utara, dan Kabupaten Gunungsitoli (Sumatra Utara).

BACA JUGA:  Harga Sawit Sempat Tertekan, PTPN IV PalmCo Jaga Serapan TBS Petani Sesuai Aturan

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya dan Simeulue, dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Nias dan Pinangsori dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Aceh Selatan, Meulaboh  Blang Pidie, Nias Utara, Medan, Tarutung, Aek Godang dan Subulussalam dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Gunung Sitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya dan Gayo Lues dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan daerah Bener Meriah, Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA:  Pertamina EP Jambi Dorong Penganekaragaman Produk UMKN Lewat Pelatihan Dan Studi Banding

Guncangan gempa dirasakan kuat selama kurang lebih 3 hingga 10 detik di tiga wilayah tersebut. Dampak getaran menyebabkan kepanikan di kalangan masarakat, yang sebagian memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Pascakejadian ini, BPBD setempat sedang melakukan monitoring, kaji cepat dan penanganan darurat di lapangan.

BNPB mengimbau agar masyarakat tetap tenang, waspada gempa susulan dan menjauhi bangunan terdampak. Segera melaporkan kondisi sekitar ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat atau dapat menghubungi call center 117. (red/*)

 

 

 

 

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)
BACA JUGA:  Pucak Tradisi Grebek Besar, Iring-Iringn Prajurit Masih Menjadi Favorit Warga