Jaksa Agung Akhirnya Copot Empat Kajari yang Sempat Diperiksa Bidang Pengawasan

Jakarta, Koranpelita.co – Jaksa Agung ST Burhanuddin akhirnya copot empat Kepala Kejaksaan Negeri yang diamankan Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Bidang Intelijen dan sempat diperiksa Bidang Pengawasan karena diduga melakukan berbagai pelanggaran,

Antara lain menyalahgunakan wewenang, pelanggaran integritas, tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya, manajerialnya dinilai kurang baik di internal dan eksternal, serta adanya dugaan konflik kepentingan.

Pencopotan ke empat Kajari yaitu Kajari Sampang Fadilah Helmi, Kajari Magetan Dezi Septiapermana, Kajari Deli Serdang Revanda Sitepu dan Kajari Padang Lawas Soemarlin Halomoan Ritonga ditindaklanjuti dengan pengangkatan para penggantinya.

Sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung (Kep-JA) Nomor : KEP-IV-161/C/02/2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari Dalam Jabatan Strukturai Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI tertanggal 11 Januari 2026.

Dalam Kep-JA  ditandatangani JAM Pembinaan Hendro Dewanto atas nama Jaksa Agung yang beredar di kalangan wartawan, Rabu (11/02/2026) pengangkatan para pengganti ke empat Kajari bersamaan dilakukannya mutasi secara besar-besaran terhadap 50 pejabat eselon III lainnya.

Adapun untuk Kajari Sampang nantinya akan dijabat Mochamd Iqbal dan Kajari Magetan akan dijabat Sabrul Iman. Iqbal saat ini masih menjabat Kajari Tulang Bawang Barat dan Sabrul masih menjabat Kajari Bangka Selatan.

Sementara Asisten Intelijen Kejati Riau Sapta Putra akan menjabat sebagai Kajari Deli Serdang yang baru dan Koordinator Kejati Bengkulu Hasbi Kurniawan akan menjabat sebagai Kajari Padang Lawas.

                                                                   Baru Sebulan Diganti

BACA JUGA:  PWI Pusat Bahas Ketimpangan Informasi Adat

Namun dalam promosi dan mutasi kali ini ada juga hal menarik. Masalahnya Jaksa Agung kembali mengganti Kajari Kabupaten Tangerang yakni Fajar Gurindro yang baru sebulan menjabat setelah dilantik Kajati Banten pada 9 Januari 2026.

Belum diketahui apa alasan atau menjadi pertimbangan pimpinan Kejagung menggantikan Fajar dengan Aspidsus Kejati Kalimantan Tengah Wahyudi Eko Husodo. Namun yang jelas Fajar selanjutnya akan menjabat Kasubdit IIC pada Direkrorat II JAM Intelijen.

Dia semula menggantikan Afrilliana Purba yang dimutasi dari Kajari Kabuapten Tangerang ke tempat lain. Gara-gara Kasi Pidum nya yakni HMK yang juga telah menjadi tersangka diduga telah memeras deorang warganegara Korea Selatan saat menangani perkaranya terkait Undang-Undang ITE.

Berikut 54 pejabat eselon III yang dimutasi dan mendapat promosi dengan jabatan barunya berdasarkan Kep-JA Nomor : KEP-IV-161/C/02/2026 yakni:

1.  Bagus Priyonggo, SH, MH, Kasubdit Tindakan Hukum Lain dan Pelayanan Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum JAM Datun.
2.  M. Aria Rosyid Kajari Klaten
3.  Irwan Ganda Saputra Kajari Sigi
4.  Dede Khairul Fadli Kabag Keuangan pada Sekretariat JAM Pidum
5.  Murtiningsih Kabag Umum Keuangan pada JAM Pembinaan
6.  dr. Ratih Trivalni, M.K.M. Kabid Pelayanan Medik pada Rumah Sakit Adhyaksa Jakarta
7.  dr. Nanang Dwi Hatmoko Kabid KPenunjang Rumah Sakit Adhyaksa Jakarta
8.  drg. Doni Hendro Kabid Pelayanan Medik pada Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Timur
9.  Muhammad Yusri, S.K.M Kabid Penunjang Medik pada Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Timur
10. Mayasari Inspektur Muda Kepegawaian, Pemulihan Aset dan Tugas Umum pada Inspektorat III JAM Pengawasan
11. Ikhwanul Ridwan Saragih Aspidum Kejati Jambi
12. Yustina Engelin Kalangit Kajari Kuningan
13. Dr. Idham Kholid Kajari Muko-Muko
14. Agus Riyanto Asdatun Kejati Sumatera Selatan
15. Dr. Fajar Gurindro Kasubdit II.C S.H., M.H. pada Direktorat II JAM Intelijen
16. Wahyudi Eko Husodo Kajari Kabupaten Tangerang
17. Jimmy Didi Setiawan Aspidsus Kejati Kalimantan Tengah
18. Jemmy Novian Tirayudi Kajari Kabupaten Tasikmalaya
19. Dr. Wisnu Murtopo Nur Kajari Aceh Besar
20. Haedar Kajari Samarinda
21. Gusti Hamdani Aspidsus Kejati Kalimantan Timur
22. Reopan Saragih Kajari Berau
23. Tutuko Wahyu Minulyo, Kajari Kutai Timur
24. Firdaus Kajari Rokan Hilir
25. Ajie Prasetya Kabid Penyelesaian Aset Lainnya pada Pusat Penyelesaian Aset Badan Pemulihan Aset
26. Tri Anggoro Mukti Kajari Surabaya
27. Sandhy Handika Kabag Pengembangan Pegawai pada Biro Kepegawaian JAM Pembinaan
28. Mirza Erwinsyah Kajari Gianyar
29. Muchammad Arifin Kajari Kolaka Utara
30. R. Hari Wibowo Kajari Pati
31. Musa Asisten Pengawasan Kejati Sumatera Barat
32. Arief Syafriyanto Kajari Ogan Ilir
33. Komaidi Kajari Kota Madiun
34. Hendra Jaya Atmaja, Kabag Umum pada Sekretariat Badan Pemulihan Aset
35. Firman Setiawan Asisten Pemulihan Aset Kejati NTB
36. Erik Meza Nusantara, Kajari Salatiga
37. Muhammad Irwan Kajari Batanghari
38. Teguh Dwicahyono Kajari Sukamara
39. Sapta Putra Kajari Deli Serdang
40. Oktafian Syah Effendi, Asisten Intelijen Kejati Riau
41. Dennie Sagita Kajari Ogan Komering Ulu Timur
42. Rolando Ritonga Kajari Tulang Bawang
43. Sabrul Iman Kajari Magetan
44. Dr. Asep Kurniawan Kajari Bangka Selatan
45. Mochamad Iqbal Kajari Sampang
46. Didik Sudarmadi Kajari Tulang Bawang Barat
47. Hasbi Kurniawan Kajari Padang Lawas
48. Wahyu Hidayatullah Kajari Lampung Barat
49. Yuyun Wahyudi Kasubdit Penegakan Hukum pada Direktorat Perdata JAM Datun
50. Ayu Agung Kajari Garut
51. Ichwan Effendi Inspektur Muda Kepegawaian, Pemulihan Aset dan Tugas Umum pada Inspektorat I JAM Pengawasan
52. Yenita Sari Kajari Jember
53. Rudy Hartono Asisten Pengawasan pada Kejati Jawa Tengah
54. Anik Anifah Asisten Pembinaan pada Kejati Jawa Tengah.(yadi)

BACA JUGA:  PWI Pusat Bahas Ketimpangan Informasi Adat