Lembang, Koranpelita.co – Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana mengatakan pembangunan Rumah Sakit (RS) Adhyaksa Jawa Barat merupakan bagian dari upaya kejaksaan untuk terus memperluas jangkauan layanan Kesehatan bagi masyarakat luas.
“Keberadaannya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses pelayanan Kesehatan berkualitas. Sekaligus mendukung efektifitas pelaksaan tugas penegakan hukum,” tutur Asep ketika menghadiri “groundbreaking” atau peletakan batu pertama pembangunan RS Adhyaksa Jawa Barat di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (23/02/2026).
Asep menyebutkan momentum peletakan batu pertama juga menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik, tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Dia pun berharap melalui sinergi antara Kejaksaan dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan RS Adhyaksa Jabar dapat berkembang menjadi fasilitas pelayanan kesehatan modern, unggul dan berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar Hermon Deskristo memberikan apreasiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat.
“Pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud nyata komitmen Kejaksaan dalam mendukung pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Serta memperkuat sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis,” tutur Hermon.
Dia pun berharap seluruh pihak yang terlibat dapa tbekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas dan integritas. “Sehingga pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa Jabar dapat berjalan lancar dan memberi manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Jabar,” ujarnya.
Adapun, katanya lagi, RS Adhyaksa Jabar dibangun di atas lahan seluas 89.085 m2 yang merupakan hibah Pemkab Bandung Barat di Tahun 2025. “Nantinya tidak hanya melayani keluarga besar Adhyaksa. Tapi juga masyarakat umum.”
Dia menambahkan keberadaan fasilitas kesehatan ini juga akan mendukung pelayanan kesehatan yustisial, termasuk layanan medis, forensik klinik, serta dukungan medikolegal yang berkaitan dengan proses penegakan hukum.
Hadir juga dalam acara tersebut JAM Pembinaan Hendro Dewanto, Kepala Pusat Kesehatan Yustisial Faizal Arief Nurokhmab, Ketua DPRD Jabar, Ketua Pengadilan Tinggi, Sekda Provinsi Jawa Barat, Bupati Bandung Barat, Walikota Bandung serta Forkopimda Kabupaten Bandung, Kabupaten Cimahi dan Kota Bandung. (yadi)
- Jaksa Agung Berharap PERSAJA Menjadi Landasan Moral, Intelektual dan Profesional Insan Adhyaksa - 06/05/2026
- JAM Pidsus Apresiasi Vonis Hakim Hukum Bos Sritex 14 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp677 M - 06/05/2026
- Kajati Kalbar: Junjung Tinggi Profesionalitas, Integritas dan Disiplin dalam Melaksanakan tugas - 05/05/2026



