Bandara Soetta,koranpelita.co – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta ( Soetta) serahkan 3 Unit Rumah Layak Huni kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2025 yang telah diluncurkan pada bulan Oktober 2025 lalu melalui program “InJourney Airports Berbagi Sepenuh Hati.”
Penyerahan rumah dilakukan langsung dilokasi masing-masing penerima manfaat pada Selasa,6 Januari 2026, dengan total nilai bantuan mencapai Rp 368 juta. Dari 3 Unit rumah yang diserahkan, 2 Unit berlokasi di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dan 1 unit di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Program ini merupakan upaya nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di sekitar bandara.
Kegiatan serah terima ini dihadiri oleh Deputy Business Support Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bersama perwakilan dari Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Tangerang, unsur Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Tangerang, yaitu Camat Neglasari, Camat Sepatan Timur, serta para lurah setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi yang baik antara manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penerima manfaat program TJSL InJourney Airports Bandara Soetta
1.Taming, Pedagang manisan keliling, bertempat tinggal di Kelurahan Selapajang Jaya,Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
- Naji Bin Duman dan Ibu Emi – Buruh harian lepas konveksi, bertempat tinggal di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
- Bapak Sodiqin dan Ibu Lasih – Pedagang mie ayam, bertempat tinggal di Desa Kedaung Barat,Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Deputy Business Support Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Titi Permata Sari mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian PT Angkasa Pura Indonesia kepada masyarakat di sekitar bandara agar memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan keluarga penerima manfaat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dalam lingkungan hunian yang sehat, aman, dan nyaman,” ucap Titi Permata Sari.
Program InJourney Airports Rumah Layak Huni merupakan salah satu pilar utama program TJSL yang berfokus pada pengentasan kemiskinan melalui perbaikan dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2018 dan terus dilanjutkan setiap tahunnya sebagai bentuk komitmen Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.
Sepanjang tahun 2025, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melaksanakan berbagai program TJSL yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, meliputi:
- InJourney Airports Cerdaskan Bangsa dengan sertifikasi keahlian kebandarudaraan bagi 24 peserta (Rp337 juta).
- InJourney Airports Ramah Difabel dengan pemberian kaki palsu bagi 31 penyandang disabilitas (Rp145 juta),
- InJourney Airports Berbagi Sembako dengan penyaluran 7.500 paket kepada 35 desa/kelurahan di Banten dan Jakarta Barat (Rp1,4 miliar), serta program-program lain seperti Sarana dan Prasarana Umum, Cinta Anak Yatim, Lawan Stunting, Khitanan Ceria, Berdaya UMKM, dan Alam Lestari. Total nilai bantuan TJSL yang disalurkan pada tahun 2025 mencapai angka Rp3,6 miliar.
Melalui program berkelanjutan ini, juga diharapkan kualitas hidup masyarakat sekitar bandara dapat terus meningkat, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan warga setempat.
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus berkomitmen menjalankan program-program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat .(*/sul).



