Bandara Soeta,koranpelita.co – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mempertahankan peringkat korporasi pada level “idBBB” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), mencerminkan kemampuan Perseroan yang memadai dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang di tengah dinamika industri penerbangan global yang masih menantang.
Peringkat tersebut didasarkan pada evaluasi atas laporan keuangan audit per 31 Desember 2025 serta proyeksi kinerja dan strategi transformasi berkelanjutan Perseroan. Rating ini berlaku untuk periode 15 April 2026 hingga 1 April 2027.
Dalam klasifikasi PEFINDO, peringkat “idBBB” menunjukkan profil kredit yang stabil dengan kapasitas yang masih kuat untuk memenuhi komitmen finansial, meskipun tetap sensitif terhadap tekanan eksternal seperti volatilitas ekonomi dan geopolitik global.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyampaikan bahwa stabilitas peringkat ini menjadi indikator penting atas progres transformasi yang dijalankan Perseroan.
“Pemeliharaan peringkat ini mencerminkan penguatan fundamental keuangan yang kami jalankan secara konsisten dan terukur mulai dari pengelolaan likuiditas, efisiensi biaya, hingga optimalisasi pendapatan. Di tengah tekanan industri global yang masih berlanjut, capaian ini menjadi sinyal bahwa arah transformasi kami sudah on the track,” ujar Thomas.
Lebih lanjut, Thomas menambahkan bahwa capaian ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kemampuan Perseroan dalam menjaga stabilitas usaha dan mengelola risiko secara terukur.
Upaya Perseroan dalam mengakselerasikan transformasi kinerja operasional masih terus berlangsung hingga saat ini sebagai fundamental secara berkelanjutan. Melalui enam pilar transformasi yang menitikberatkan pada Service Transformation & Customer Experience, Branding Transformation, Business Transformation, Operational Transformation, Digital Transformation dan Human Capital Reinvention maka Perseroan diharapkan dapat memiliki hasil yang terukur, dengan memastikan fondasi jangka panjang tetap terbangun secara optimal dan semakin kompetitif.
Secara fundamental, perbaikan kinerja keuangan Garuda Indonesia tercermin dari posisi ekuitas yang kembali positif sebesar US$91,9 juta per akhir 2025, serta peningkatan kas dan setara kas menjadi US$943,4 juta. Perbaikan ini memperkuat fleksibilitas keuangan Perseroan dalam menjaga kesinambungan operasional dan mendukung agenda transformasi jangka panjang.
Meski PEFINDO menekankan adanya potensi outlook negatif yang terjadi selaras dengan potensi tekanan industri global imbas situasi geopolitik, Garuda Indonesia memandang optimisme terhadap prospek usaha ke depan diperkirakan tetap terjaga melalui penguatan struktur keuangan, peningkatan disiplin operasional, serta akselerasi pemulihan kapasitas produksi.
“Kami akan terus menjaga momentum perbaikan kinerja ini secara konsisten. Fokus kami tidak hanya pada stabilitas jangka pendek, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis melalui struktur keuangan yang semakin sehat dan resilient melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan,” ungkapnya. (*/sul).



