Cikarang Barat, koranpelita.co – Pemkab Bekasi kembali gelar acara botram (Berkolaborasi Terus Melayani) dengan warga. Kali ini digelar di Lapangan Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (01/11/2025).
Acara ini jadi ajang layanan publik terpadu. Sejumlah stan instansi pemerintah dipadati warga. Salah satunya stan Dukcapil yang paling ramai.
“Warga bisa urus administrasi kependudukan langsung di sini. Dari perpanjangan KTP, bikin KK, sampai catatan sipil lainnya,” kata seorang petugas di lokasi
Gak cuma urus dokumen, warga juga bisa bayar pajak, cek kesehatan gratis, sampai mengurus perizinan. Semua layanan dipusatkan dalam satu lokasi.
Acara dibuka dengan senam sehat yang diikuti ratusan warga dan perangkat desa, kecamatan. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan santunan untuk anak yatim. Suasana semakin meriah dengan pertunjukan tari dari siswa-siswi sekolah di Cikarang Barat, penampilan band, serta simulasi petugas pemadam kebakaran (damkar) dalam mengatasi kebakaran dari kebocoran gas.
Acara botram ini dihadiri sejumlah perwakilan Pemkab, Hadir Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Bekasi, Agus Budiono S.S.Tp,M.r.IP, dan Sekretaris Dinas Dukcapil Bekasi, Drs H Robet Suwandi, SH, MM. Camat Cikarang Barat, Drs Lukman Hakim, AP, MM, Ketua TP PKK Cikarang Barat Hj.Ana Anriana, serta Kepala Desa Cikedokan H.Gorin Santoso jadi tuan rumah kegiatan.
Agus Budiono S.S.Tp,M.r.IP, Menuturkan acara ini jadi momen temu dan layan warga langsung.
“Kami hadir ingin menyapa langsung, ketemu langsung, dan juga melayani langsung kepada masyarakat,” kata Agus di podium.
“Harapan kami masyarakat bisa memanfaatkan ini sebaik-baiknya. Ini kesempatan baik buat warga Cikarang Barat yang butuh layanan publik,” sambungnya.
Agus minta layanan yang diberikan harus mudah, transparan, dan persyaratannya tidak dipersulit.
Camat Cikarang Barat, Drs Lukman Hakim, AP,MM., menyampaikan terima kasih kepada semua instansi yang ikut serta.
“Ini kedua kalinya diselenggarakan di Cikarang Barat untuk mendekatkan dan memudahkan masyarakat,” kata Lukman.
Lukman hakim berharap acara seperti ini bisa terus dilakukan. Menurutnya, botram adalah cara jitu mempertemukan warga dengan pemangku kebijakan untuk memperoleh pelayanan publik
“Warga bisa menyampaikan keluhannya langsung, bisa mendengar dan menindaklanjuti. Semua dalam suasana kekeluargaan,” pungkasnya.
Acara botram berhasil menarik minat warga. Mereka antusias memanfaatkan layanan publik khususnya warga cikedokan dan sekitarnya yang bisa diakses secara terpusat seperti ini. (Hrs).



