KORANPELITA.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung Jogja Fashion Week (JFW) 2025 dengan memperkenalkan canting elektrik sebagai inovasi peralatan membatik yang modern dan ramah lingkungan.
Pada hari kedua JFW 2025, Jumat (8/8), booth PLN menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Di sini, PLN menggelar live show membatik menggunakan canting elektrik, didukung kompor induksi untuk memanaskan malam (lilin batik). Tidak hanya menyaksikan, pengunjung juga berkesempatan mencoba langsung proses membatik menggunakan canting elektrik yang praktis dan aman.
Canting elektrik memiliki beberapa keunggulan, antara lain mampu menjaga suhu malam secara konsisten, bebas api, bersih, dan lebih aman digunakan. Meski mengusung teknologi modern, canting elektrik tetap mempertahankan kualitas serta keaslian motif batik seperti proses tradisional.
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, menyampaikan bahwa PLN terus mendorong pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam berbagai sektor, termasuk seni dan budaya. Meski begitu, kualitas dan orisinalitas batik tetap tidak ditinggalkan.
“Melalui canting elektrik, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi listrik tidak hanya untuk industri besar, tetapi juga bisa membantu pelestarian budaya. Membatik bisa tetap mempertahankan kualitas aslinya, namun prosesnya menjadi lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan,” ungkap Sigit, Yogyakarta, Jumat (8/8/2025).
Lebih lanjut, canting elektrik tidak hanya bebas api, tetapi juga memiliki fitur pengaturan suhu, sehingga malam tidak terlalu cair atau terlalu kental. Alat ini juga minim asap dan bau, membuat proses membatik menjadi lebih nyaman bagi pengguna, termasuk pemula atau anak-anak. Karena menggunakan listrik, proses membatik menjadi lebih praktis tanpa perlu menyalakan dan menjaga kompor selama berjam-jam.
Sigit juga menyampaikan bahwa penggunaan canting elektrik juga menjadi bagian dari kampanye penggunaan energi bersih dan pengurangan emisi karbon, karena tidak menggunakan bahan bakar fosil. Hal ini menjadikan canting elektrik sebagai simbol harmonisasi antara teknologi modern dengan pelestarian budaya warisan bangsa.
Partisipasi PLN dalam JFW 2025 juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaku UMKM binaan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan identitas budaya. Ini sejalan dengan kampanye transisi energi yang sedang digaungkan pemerintah saat ini.
“Kami berharap inovasi ini bisa menjadi inspirasi bagi para pengrajin batik untuk terus berkarya dengan dukungan energi bersih dari PLN,” tambah Sigit.
Jogja Fashion Week 2025 berlangsung pada 7–10 Agustus 2025 di Jogja Expo Center, menampilkan ratusan karya mode dan kerajinan tangan. Booth PLN dapat dikunjungi setiap hari selama pameran berlangsung, dengan berbagai agenda menarik yang melibatkan langsung pengunjung. (Nungky/*)



