Bekasi, koranpelita.co –Pemerintah Cikarang Barat menggelar pertemuan rutin bersama Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) beserta Satuan Tugas Sapu Bersih Pekerja Anak (Satgas SAPA) se-Kecamatan Cikarang Barat di Aula Kantor Kecamatan setempat, Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui koordinasi lintas desa serta peningkatan kualitas pelaporan.
Pertemuan membahas tata cara pengisian laporan program pemberdayaan perempuan, pendataan kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), serta peran Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam pencegahan kekerasan.
Hadir sebagai narasumber perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Hendra, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Cikarang Barat, Saundi, S.Pd. Peserta terdiri dari perwakilan PPA kecamatan, ketua, dan anggota Satgas SAPA se-Kecamatan Cikarang Barat.
Dalam sesi ini, dibahas format pelaporan kegiatan PEKKA, baik perorangan maupun kelompok. Contohnya, Ibu Eti dari Mekarwangi yang menjalankan usaha nasi uduk sejak 2001, mendapatkan pendampingan manajemen usaha dari Satgas SAPA. Sementara itu, Kelompok PEKKA “Mawar” di Cikedokan yang bergerak di bidang kue, catering, dan konveksi, juga mendapat pembinaan untuk pengembangan usaha.
Selain PEKKA, dibahas pula program Kelompok Belajar Perempuan Mandiri dan Bertalenta (Kejar Permata) yang fokus pada peningkatan kapasitas perempuan melalui pelatihan keterampilan. Di bidang pencegahan, PUSPAGA berperan dalam memberikan edukasi dan konsultasi keluarga, seperti sosialisasi kesehatan eco-enzym dan penanganan masalah rumah tangga.
Saundi, S.Pd, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Cikarang Barat, menyampaikan pentingnya konsistensi pelaporan untuk memastikan program berjalan efektif. “Dengan data yang akurat, kita bisa mengevaluasi dan meningkatkan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dan antar-desa dalam mendukung pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan keluarga di Kecamatan Cikarang Barat,”tegas Saundi. (Hrs).



