Jalur CBL Sukajaya Rusak Parah, Belasan Pemotor Tergelincir Akibat Proyek Mangkrak

Jalan Raya Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), di wilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, di keluhkan warga, pasalnya  Lumpur di jalan sepanjang 120 meter itu, kerap memakan korban. Banyak pengguna jalan yang terjatuh. Lumpur tersebut berasal dari urugan tanah proyek perbaikan jalan yang terbengkalai.

Bekasi, koranpelita.co – Warga diimbau untuk berhati-hati saat melintasi Jalan Raya Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), tepatnya di wilayah Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Pasalnya, kondisi jalan yang berlumpur dan licin kerap membuat pengendara tergelincir. Setidaknya, lebih dari sepuluh pemotor terjatuh di lokasi ini pada Rabu (18/06/2025).

Lumpur di jalan sepanjang 120 meter itu berasal dari urugan tanah proyek perbaikan jalan yang terbengkalai. Saat hujan turun, tanah menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor yang melintas dari arah Cikarang ke Cibitung dan sebaliknya.

“Mau kontrol ke Puskesmas Sukajaya ini, sudah takut lewat sini. Kemarin masih bisa dibantu anak saya, tapi sekarang dia kerja, jadi saya bingung. Jalanannya licin banget,” keluh Khodijah (52), warga sekitar yang hendak berobat.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Panen Perdana Bawang Merah Varietas Batu , Hasil Uji Coba Pupuk Bio-Organik

Khodijah mengungkapkan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga, karena menghubungkan lima kecamatan dan menjadi jalur tembus menuju wilayah Jakarta Utara.

“Pengen banget jalan ini dibagusin. Kasihan kami yang tiap hari lewat sini, apalagi yang sakit,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Sarjim (61), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Ia menyebut, kerusakan jalan sudah berlangsung lebih dari sebulan. Proyek penggalian dan pengurukan sempat dilakukan, namun ditinggalkan begitu saja oleh pihak pelaksana.

“Awalnya katanya mau diperbaiki, tapi kenyataannya cuma dirusak. Setelah itu, alat beratnya juga dibawa pergi, nggak ada kabar lagi,” kata Sarjim.

Menurutnya, kondisi makin parah akibat truk-truk besar pengangkut tanah yang kerap melintas. Kontur tanah jadi ambles dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Panen Perdana Bawang Merah Varietas Batu , Hasil Uji Coba Pupuk Bio-Organik

“Baru tadi aja lebih dari 10 orang jatuh. Sudah sering kejadiannya. Kalau nggak segera diperbaiki, bisa makan korban lebih banyak,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan CBL di Sukajaya ini, mengingat perannya sebagai jalur penghubung penting ke berbagai wilayah seperti Jakarta, Priuk, Tambun, dan Babelan.

“Jangan tunggu makin parah. Jalan ini jalur utama, harusnya jadi prioritas,” pungkas Sarjim. (Hrs).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)