Tegas! PWI Bekasi Raya Terima Maaf Oknum Guru, Tapi Tetap Ingatkan Soal Etika Publik

Oknum guru berinisial R saat datangi kantor PWI Bekasi Raya untuk melakukan permintaan maaf dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi kepada seluruh insan pers atas ucapan dan tindakannya yang telah melakukan pecehan kepada profesi wartawan.

Bekasi, koranpelita co — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyampaikan bahwa oknum guru berinisial R, yang sebelumnya diduga telah melecehkan profesi wartawan melalui pesan suara yang viral di media sosial, telah datang langsung ke Sekretariat PWI Bekasi Raya pada Sabtu (25/5/2025) untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kedatangan guru dari SMP Swasta Al-Wathoniyah itu diterima langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., didampingi sejumlah pengurus dan dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media.

Dalam pertemuan tersebut, R mengakui kekeliruan ucapannya, menyatakan tidak memiliki maksud merendahkan profesi wartawan, serta menyampaikan penyesalan secara terbuka atas kegaduhan yang timbul di tengah masyarakat. Permintaan maaf tersebut juga dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

BACA JUGA:  RSUD Bekasi Pastikan Layanan Tetap Optimal

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers, khususnya PWI Bekasi Raya. Ucapan saya dalam pesan suara itu tidak mewakili institusi manapun, dan saya menyadari bahwa kata-kata saya telah melukai banyak pihak,” ujar R di hadapan puluhan wartawan dan anggota PWI.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menghargai sikap terbuka dan itikad baik dari yang bersangkutan. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, khususnya kalangan pendidik, mengenai pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

“Kami menerima permintaan maaf ini dengan lapang dada. Tapi kami juga berharap tidak ada lagi pernyataan-pernyataan yang merendahkan profesi apapun. Wartawan dan guru adalah dua pilar penting dalam mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Aksi Damai di Polresta Bogor Kota, APH Minta Proses Rehabilitasi Pengguna Obat Keras Transparan

PWI Bekasi Raya juga menyerukan kepada pihak sekolah serta instansi terkait untuk melakukan pembinaan dan evaluasi internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal hak-hak wartawan dari segala bentuk pelecehan, intimidasi, maupun diskriminasi, serta memperkuat literasi publik mengenai pentingnya kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab. (D.Z).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Kapolres Metro Tangerang Kota Berbagi Sembako di Slum Area Poris Gaga, Ajak Warga Jaga Kamtibmas