
KORANPELITA.CO – Kodim 0716/Demak menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Tahun 2025 di Lapangan Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (19/2/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 073 Kolonel Inf Ari Prasetya,S.E., M.Han., Dandim 0716 Letkol Kav Maryoto, S.E., Msi., M.M., beserta Ketua Persit Candra Kirana cabang Kodim Demak, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, S.H., S.I.K., M.Si., Sekda Kabupaten Demak H. Ahmad Sugiharto, S.T., MT., Kepala Dinpermades P2KB Drs. Taufiq Rifai, M.Si., Kepala Dinperkim Kabupaten Demak Amir Mahmud, S.Sos., Ketua Baznas H. Bambang Soesetiarto. SIP, Camat Karanganyar Ungguh Prakoso, S.STP., MSi., beserta Forkopimcam, Danramil 08/Karanganyar Kapten Arh Jalalul Hadi, Kapolsek Karanganyar AKP Syaifuddin, S.H, Kepala Desa Bandungrejo, Bapak Atok Suparwoto beserta Perangkat, Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Bandungrejo dan Seluruh peserta undangan.
Dengan tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan di Wilayah”, acara tersebut menegaskan komitmen kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pemerataan pembangunan di wilayah.
Penyelenggaraan kegiatan TMMD Reguler Ke-123 tahun 2025 oleh Kodim 0716/Demak adalah untuk mewujudkan ruang, alat, kondisi juang dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, dengan melaksanakan kegiatan Serbuan Teritorial, demi mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan terpelihara serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Pada upacara pembukaan TMMD Reguler ke-123 tahun 2025 selaku Inspektur Upacara (Irup) Sekda Kabupaten Demak Bapak Ahmad Sugianto, S.T., M.T., sebagai Komandan Upacara (Danup) Danramil 04/Dempet Kapten Inf Irwandi dan dihadiri 735 peserta upacara.
Acara ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama Kodim 0716/Demak dengan Pemerintah Kabupaten Demak, penyerahan alat kerja secara simbolis kepada Satgas TMMD Reguler ke-123, serta pemukulan gong.
Dalam amanat Bupati Demak yang dibacakan Sekda Kabupaten Demak Bapak Ahmad Sugianto menyampaikan, Program TNI Manunggal Membangun Desa atau yang lebih dikenal dengan sebutan TMMD merupakan salah satu bentuk nyata dari sinergi antara TNI dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam membangun desa. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Demak sangat apresiasi atas kegiatan TMMD juga menekankan bahwa pemerataan pembangunan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Dengan adanya TMMD, berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, fasilitas umum, dan rumah layak huni dapat dibangun dan diperbaiki, sehingga akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi semakin baik.
Ia juga mengharap melalui TMMD, solidaritas dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat dapat senantiasa terjalin erat. Ingat, kita semua adalah komponen bangsa yang harus selalu bergandengan tangan, bahu membahu, bergerak bersama untuk Demak lebih bermartabat, maju dan sejahtera.
“Bersama kita wujudkan desa di Kabupaten Demak menjadi desa yang mandiri, maju dan makmur. Mari kobarkan semangat kebersamaan, manfaatkan momentum TMMD ini sebagai sarana mempererat kembali rasa kesatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong membangun Kabupaten Demak tercinta ini’, pungkasnya.
Sasaran Fisik Utama TMMD ke-123 Kodim 0716/Demak
Jalan “Pantura Petani” di Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yang menjadi penghubung dua kecamatan dan bermuatan ekonomi diperbaiki dalam program TMMD ke-123 tahun 2025.
Jalan tersebut menurut warga setempat merupakan jalan yang digunakan untuk mengangkut hasil panen para petani, selain sebagai akses jalan biasa, sehingga disebut sebagai jalan pantura petani.
“Jalan tersebut sebelumnya rusak parah, sehingga adanya program TMMD tersebut dapat mewujudkan impian warga untuk mendapatkan jalan baru dan juga jembatan baru sehingga sejalan dengan tujuan utama program tersebut yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, Rabu (19/2/2025).
Lanjut Letkol Maryoto mengatakan, jalan ini sangat vital bagi warga, terutama para petani. Dengan adanya jalan yang lebih baik, kendaraan pengangkut hasil panen dapat melintas, sehingga ongkos transportasi dapat ditekan.
Sasaran Non Fisik TMMD ke-123 Kodim 0716/Demak
Program non fisik yang dilaksanakan dalam kegiatan TMMD ke-123 ini meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi Demam Berdarah Dengue (DBD), pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta edukasi lingkungan hidup.
“Kami akan memberikan bekal pengetahuan kepada masyarakat agar tidak hanya infrastruktur yang terbangun, tetapi juga kesadaran sosial dan ekonomi mereka meningkat,” ucap Dandim Letkol Kav Maryoto.
Sebagai informasi, TMMD Reguler ke-123 didukung oleh anggaran sebesar Rp1,4 Miliar yang bersumber dari APBD, APBD Provinsi dan Mabes TNI dengan melibatkan banyak pihak, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur Forkopimda dan pemerintah desa. (red1)


