Pj Walkot Tegal Tinjau Relokasi PKL Jalan Melati

Pj Wali Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono (kanan) meninjau langsung tempat yang akan digunakan sebagai tempat relokasi PKL Jalan Melati, bertempat di sisi selatan Stadion Yos Sudarso, Kel. Kejambon, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (8/1) sore.

Tegal, KORANPELITA.CO Penjabat (Pj) Wali Kota, Agus Dwi Sulistyantono, bersama Pj. Sekretaris Daerah Kota Tegal, Sartono Eko Saputro didampingi Kepala OPD terkait meninjau langsung tempat yang rencana yang digunakan sebagai tempat relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL), di Jalan Melati, bertempat di sebelah selatan Stadion Yos Sudarso, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (8/1) sore.

”Kami bersama dengan rekan-rekan OPD terkait sedang bersama-sama persiapan untuk penataan para pedagang kaki lima di beberapa ruas yang selama ini menimbulkan kemacetan lalu lintas, seperti Jalan Kartini, Jalan Menteri Supeno dan sekitarnya. Kita siapkan satu tempat lahan untuk relokasi mereka,” ujar Agus Dwi Sulistyantono.

BACA JUGA:  Operasi Patuh Candi 2026 Ditunda, Polres Tegal Imbau Masyarakat Tetap Utamakan Keselamatan

Agus Dwi juga menambahkan, Pemerintah Kota Tegal akan menata dan memfasilitasi para pedagang.

”Akan kita tata, kita fasilitasi sedemikian rupa dan kita cek lokasi ini tinggal kita rapikan saja dan listrik sudah kami siapkan, para pedagang juga sudah disosialisasikan. Juga dengan warga sekitar kita komunikasikan,” ujar Agus.

Selain itu, Agus menambahkan, akan ada rekayasa lalu lintas untuk mendukung dan penataan yang menimbulkan kemacetan.

”Kemudian sudah kami suport dengan rekayasa lalu lintas untuk mendukung, pertama penataan di lokasi yang menimbulkan kemacetan, kemudian di lokasi baru ini supaya juga bisa arah keramaian sehingga pedagang kaki lima tidak berada di area sepi,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemkot Tegal Perkuat Koordinasi dan Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan

Agus menjelaskan, relokasi pedagang akan dilakukan pada minggu depan. “Minggu depan sudah dilakukan relokasi pedagang, penataaan para pedagang dan ini bukan penggusuran, tapi bagaimana kita memberikan perhatian kepada mereka, pertama supaya mereka agar tidak menjadi sumber kemacetan, tapi juga yang kedua juga secara pendaptan mereka tetap berjalan,” pungkasnya.(her/hms)

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)
BACA JUGA:  Diduga Serang dan Ludahi Mantan Suami, ASN Puskesmas Bumijawa Jadi Tersangka Tipiring