Koranpelita.co, Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama di tahun 2025. Fokus ini sesuai dengan hasil musyawarah desa (Musdes) yang menampung usulan masyarakat.
Ketua BPD Cibening, Anton Suryana, menyampaikan bahwa sebagian besar usulan warga berkaitan dengan infrastruktur, terutama saluran air dan titik-titik rawan bencana yang belum terselesaikan.
“Usulan-usulan kebanyakan infrastruktur ya. Karena ada beberapa titik infrastruktur yang belum selesai seperti saluran air dan yang berpotensi bencana dan lainnya,” kata Anton.
Selain mengandalkan APBDes, Anton menjelaskan bahwa pembangunan juga akan diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Pemdes Cibening juga berinovasi dalam bidang teknologi. Anton menuturkan bahwa desa kini memiliki aplikasi resmi pelayanan masyarakat yang akan dimaksimalkan penggunaannya.
“Tahun ini sudah dibuat akan dimaksimalkan. Kita juga rencana pemasangan CCTV di beberapa titik juga sudah berjalan. Mungkin tidak mengandalkan anggaran desa tapi secara swadaya,” ujarnya.


