Penulis adalah anak dusun yang berkarier di Jambi
Koranpelita co – Hairan dia hanya Anak Desa biasa..yang selalu berbaur dengan masyarakat kalangan bawah. Serta karier politiknya pun dimulai dari tatanan yang paling dasar.
Seorang anak Petani Karet ini, Hairan kecil, suka mengembala kambing dan ternak sapi.
Mengaji, Masuk hutan, cari ikan di sungai, dan berenang, lalu memanjat pohon ampelam, – (buah ini sangat masam, namun anak desa atau dusun sudah biasa memakannya). Adalah keseharian Hairan di dusun.
Hairan kecil tidak pernah sedikitpun berfikir untuk menjadi seorang Politikus kelak. — Semasa itu, punya kebun karet yang luas, adalah impian seluruh anak dusun. (Kini perkebunan karet itu, sudah disulap menjadi perkebunan Kepala Sawit).
Waktu yang terus berjalan, Hairan kecil selalu ikut kemana orang tuanya untuk mengadu nasib demi perekenomian keluarga.
Masuk dusun ke dusun, semua demi Hairan, para abang, dan kakak perempuan, dan satu adik lelakinya. Maklum, banyak anak yang harus di beri makan oleh orang tuanya.
Hairan yang terus tumbuh, memiliki prilaku yang tekun sejak kecil. Namun tidak ada cita cita yang pasti. Dirinya yang beranjak dewasapun terus bertarung untuk mencari jati diri.
*Mulai dari Kepala Dusun*
Dalam hidupnya Hairan selalu bercengkrama bersama Masyarakat bawah yang senasib sepenanggungan.
Singkat cerita, dengan penuh pengalaman hidup yang pasang surut, sikap yang selalu rendah hati, Hairan dipercaya masyarakat Dusun untuk menjadi Kadus. — Nah dari sinilah Hairan sang petarung lahir —.
Dua periode menjadi Kadus, lalu Hairan naik setingkat menjadi Kepala Desa. Yaitu Desa Lubuk Sebontan. — Karienya memang dari bawah—-
Tak selang berapa lama, Hairan bertekad mengikuti pemilihan Legislatif, mujur dan dipercayai masyarakat, Hairan dilantik menjadi anggota DPRD.
Setelah delapan bulan menjadi anggota DPRD, Hairan mendapatkan tawaran untuk menjadi Wakil Bupati. Dengan percaya diri, Hairan meng-iyakan tawaran itu.
Dan pada akhirnya tahun 2020 secara resmi anak dusun ini dilantikan menjadi Wakil Bupati sampai saat ini.
Tak banyak berubah, Hairan masih menunjukkan bahwa dirinya adalah orang yang berasal dari dusun.
Mulai dari percakapan sehari-hari. Penampilan yang tidak parlente. Prilaku kepada para teman, dan selalu menghormati kepada orang yang lebih tua. Dan menghargai kepada orang yang lebih muda.
Ceplas-ceplos dalam berbicara, itu memang karakter Hairan, tujuannya untuk perbaikan diri kedepan. (Untuk dirinya, maupun untuk orang diseklilingnya). Tetapi, hatinya baik dan lembut. Murah ibah hati.
Karakter Petarung terbentuk pada diri seorang Hairan. Jiwa tarung dan komitmen setiap ucapan, adalah kunci modal Hairan hari ini yang ikut bertarung di pentas Pilkada 2024 untuk Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat.
Hari ini, Hairan maju sebagai Calon Bupati Tanjab Barat periode 5 tahun kedepan. Beliau, didampingi sang Wakil yang memiliki segudang pengamalam didalam Birokrasi, yaitu ustad Amin Abdullah.
Semoga Hairan-Amin menjadi Bupati Tanjab Barat untuk 5 tahun kedepan. Pasangan ini, membawa Jargon PERBUBAHAN, dengan nomor urut 3. HAIRAN-AMIM.
— bersambung —



