Maju Terus! Perjuangan Melawan Dinasti Lik Mul Masih Panjang

Roy Suryo.

Jakarta, KORANPELITA.CO – Para mahasiswa kemarin melakukan aksi demo di depan gerbang Pancasila, Kompleks DPR-RI Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Selain aksi demonstrasi ini dilakukan oleh ratusan mahasiswa berbagai Universitas di Jakarta juga sejumlah elemen masyarakat melakukan hal yang sama sebagai reaksi atas revisi UU Pilkada yang menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Inilah apresiasi saya berjudul “Manunggaling Kalih Jagat” (bersatunya 2 jagat: jagat maya dan jagat nyata) yang sukses kemarin berhasil menumbangkan rencana jahat begal demokrasi UU Pilkada.

Hal tersebut dikatakan oleh pengamat politik juga sebagai pakar telematika dan multimedia, Drs. KRMT Roy Suryo, M.Sc., dalam keterangannya melalui sambungan WhatsApp, Jakarta, Jum’at (23/8/2024).

BACA JUGA:  Harlah Pancasila 2026, Wali Kota Tangerang Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan

“Dua hari yang lalu jagat maya dihebohkan dengan peringatan darurat yang menggunakan teknologi multimedia, menggunakan memori masa lalu yaitu analog horor : dengan gambar burung Garuda berwarna putih dengan latar belakang biru. Dengan viralnya video analog horor tersebut maka penggiat-penggiat media sosial lalu meng-upload itu di jagat maya dan itu membangkitkan, menggelorakan semangat kembali. Buat adik-adikku para mahasiswa kalian luar biasa sekali dan buat teman-teman seperjuangan dari buruh, berbagai lapisan masyarakat, para profesor dan guru besar, para senior-senior aktifis juga para seniman budayawan hingga komika, saya salut dan mengapresiasi perjuangan semuanya sehingga para anggota Legisla Thief (anggota Legislatif) membatalkan pembahasan tentang UU Pilkada,” paparnya.

BACA JUGA:  Patroli Cipkon Polsek Tangerang Amankan Dua Pemuda Bawa Ganja

Lebih lanjut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kabinet Indonesia Bersatu II ini, meskipun ditengah-tengah aksi demo kemarin ada yang “ngacir” cuman bisa jalan-jalan ke pasar danall membeli baju untuk anaknya, apalagi ke Amerika pakai jet pribadi, beli roti seharga 400 ribu dan sebagainya, namun anak muda Indonesia (mahasiswa) tetap terdepan dalam memperjuangkan aspirasi.

“Maju terus dan pertahankan pola dua Jagat ini, karena perjuangan kita melawan Dinasti Lik Mul masih panjang ,” tandasnya. Merdeka !. (red1)

Redaktur 1
Latest posts by Redaktur 1 (see all)
BACA JUGA:  Bupati Tangerang Apresiasi Festival Tabuh Bedug Kecamatan Teluknaga