
Koranpelita.co – Dalam tiga tahun terakhir, Desa Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mencatat penurunan signifikan dalam jumlah kasus stunting, dari 62 kasus menjadi hanya 3 kasus.
Kepala Desa Burangkeng, Nemin bin Sain, bersama tim Satuan Tugas Stunting, secara aktif memantau kesehatan balita dan mendistribusikan makanan tambahan untuk ibu hamil yang kurang mampu serta anak-anak dengan stunting atau gizi buruk.
“Saya ingin melihat langsung kondisi warga mana-mana saja, nanti tidak hanya mendapatkan bantuan ibu hamil, stunting tapi mengarah ke bantuan lainnya, apabila tidak punya septic tank atau kamar mandi akan kita berikan bantuan, begitu juga rumahnya,” ucap Nemin, Kamis, 18 Juli 2024.
Paket makanan tambahan ini termasuk susu formula, telur, vitamin, beras, dan biskuit bergizi. Nemin menekankan pentingnya intervensi langsung untuk memastikan kesejahteraan warga, termasuk bantuan infrastruktur seperti septic tank dan kamar mandi.
Pendanaan untuk inisiatif ini tidak hanya berasal dari Dana Desa tetapi juga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, yang memungkinkan distribusi bantuan bulanan.
Nemin berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan program ini dengan kerjasama bidan desa.


