Jaksa Agung: Kejaksaan Memiliki Kedudukan Strategis Bangun Pondasi Pemerintahan Kuat-Berwibawa

Jakarta, Koranpelita.co – Salah satu fondasi pemerintahan yang kuat dan berwibawa tidak lain dan tidak bukan adalah penegakan hukum yang berkepastian hukum dan mampu mewujudkan keadilan yang substansial serta bermanfaat.

Menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk membangun fondasi tersebut maka Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum memiliki kedudukan strategis yang harus menjalankan tugas, fungsi dan wewenangnya secara profesional, proporsional dan tuntas.

“Baik di bidang Pidana, Perdata dan Tata Usaha Negara dan Intelijen serta kewenangan lainnya,” kata Jaksa Agung saat menjadi Inspektur Upacara pada perayaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64 di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Senin (22/07/2024).

Jaksa Agung pun menyampaikan selama lima tahun perjalanan Kejaksaan belakangan ini telah melukiskan grafik eksponensial menanjak yang menunjukkan tren sangat positif. “Karena mampu mencetak sejarah menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya publik dan mampu hadir menjawab harapan masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jaksa Agung ST Burhanuddin akan Lantik 14 Kajati Baru pada Rabu

Terutama, tutur dia, dalam  mewujudkan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum serta mampu melaksanakan penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan tanpa pandang bulu namun dengan tetap menjaga sisi humanis.

Bagi Jaksa Agung keberhasilan tersebut adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas seluruh Insan Adhyaksa dalam setiap pelaksanaan tugas dan wewenangnya.  Namun diakuinya tidak pernah ada sesuatu prestasi atau keberhasilan yang dicapai tanpa perjuangan dan tantangan.

“Goresan tinta emas Kejaksaan ini tentunya harus dijaga, dirawat dan ditumbuhkembangkan. Jangan sia-siakan segala pengorbanan dan kerja keras yang telah kita lakukan Bersama,” ujarnya.

Dia pun menuturkan pencapaian tersebut sebagai hasil dari kombinasi pelaksanaan tugas dan wewenang penanganan perkara yang tepat dan dilakukan orang yang tepat dalam artian integritas dan kapabilitasnya yang mumpuni.

BACA JUGA:  Jaksa Agung ST Burhanuddin akan Lantik 14 Kajati Baru pada Rabu

Sementara Jaksa Agung di sisi lain dalam amanatnya meminta agar perayaan HBA sepatutnya dihayati sebagai momentum untuk evaluasi dan introspeksi atas semua pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

“Karena itu perayaan HBA agar senantiasa dijadikan refleksi seluruh insan Adhyaksa untuk dapat menjaga kepercayaan masyarakat kepada institusi yang kita cintai,” katanya.

Jaksa Agung menambahkan mulai tahun depan setiap tanggal 22 Juli hanya akan diperingati dengan upacara sebagai momen berkontemplasi secara internal dan edukasi kepada masyarakat atas peran dan kedudukan Kejaksaan.

“Sedangkan rangkaian semarak kegiatan perayaan akan difokuskan pada perayaan hari lahir Kejaksaan tanggal 2 September,” ujar Jaksa Agung dalam perayaan HBA yang kali ini bertemakan “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”.

BACA JUGA:  Jaksa Agung ST Burhanuddin akan Lantik 14 Kajati Baru pada Rabu

Perayaan HBA ke-64 antara lain dihadiri Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi, Wakil Jaksa Agung Feri Wibisono, para Jaksa Agung Muda dan para Kepala Badan, serta para Staf Ahli Jaksa Agung dan pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Selain diikuti secara virtual para Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.(yadi)