BAZNAS Cianjur dan YRII Bangun 50 Unit Rumah Tahan Gempa bagi Kaum Dhuafa 

CEO Islamic Relief Nanang Subana Dirja, Bupati Cianjur Herman Suherman dan Ketua Baznas Kab Cianjur H. Tata APi.

Cianjur, koranpelita. co –  Bupati Cianjur H. Herman Suherman, meletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni tahan gempa dari proyek percontohan BAZNAS dan Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII).

Perumahan layak huni itu, diperuntukan keluarga yatim dan dhuafa di Kampung Cijurang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Rabu (06/03/2024).

Pembangunan rumah tahan gempa itu untuk memberikan tempat yang lebih baik bagi keluarga yang kurang mampu di wilayah tersebut. Di sana direncanakan akan dibangun sebanyak 50 unit rumah, yang kesemuanya akan diberikan secara gratis kepada keluarga yatim dan dhuafa.

“Saya sangat mengapresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Cianjur, YRII dan warga sekitar sini yang telah membantu pembangunan rumah ini. Tentu bantuan yang diberikan dalam bentuk rumah akan bermanfaat bagi penerima manfaat,” ujar Bupati Cianjur Herman Suherman, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur H. Tata, A.Pi., MM., dan CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja.

BACA JUGA:  Kasus Perselingkuhan Kepala Unit Bulakamba Perumda Air Minum Tirta Baribis Adalah Kesalahpahaman

Bupati juga berharap pembangunan rumah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi wilayah kecamatan-kecamatan lainnya dalam upaya peningkatan kualitas hunian dan kesejahteraan warga.

Sebelumnya, CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja mengungkapkan, setelah rumah pertama ini selesai, pihaknya akan lanjut membangun 49 unit rumah berikutnya. Sedangkan pendanaannya didukung oleh masyarakat muslim Inggris melalui Islamic Relief Indonesia dan muslim Cianjur melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur.

Dikatakan Nanang Subana Dirja, pembangunan rumah tahan gempa bagi keluarga yatim dan dhuafa ini dinaungi oleh program ZAKS OF (Zakat for Poor Orphan Families And Poor Households House) (Mam).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Hadiri Seminar Pembiayaan Haji dan Umroh, Wawali Tegal : Masyarakat Harus Bisa Merencanakan Keuangan Sejak Dini