
KORANPELITA.CO – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pelayanan Pelaksana Pelanggan (UP3) Demak melakukan pengamanan kelistrikan dengan memadamkan sementara terhadap aliran listrik di daerah yang terdampak banjir demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya arus listrik.
Sejak hari Kamis (08/02) malam hingga Jumat (09/02) siang pemadaman dilakukan PLN di Desa Wonorejo, Cangkring, Karanganyar, Wonorejo dan Gajah Lor hal tersebut menurut Artika Hadi Wibawa, Manager PLN UP3 Demak sebagai langkah pencegahan.
“Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,” ucap Hadi kepada awak media, Demak, Jawa Tengah, Jumat (09/02/2024).
Ia pun menyampaikan maaf untuk pemadaman sementara yang dilakukan untuk mengamankan kelistrikan sampai benar – benar aset kelistrikan PLN siap untuk dinyalakan kembali sehingga masyarakat terhindar dari sengatan Listrik.
Ia pun menyampaikan himbauan kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air, pertama matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB). Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
“Lalu apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan,” ucapnya.
Hadi melanjutkan, setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.
“PLN akan selalu memantau kondisi banjir yang terjadi sehingga bila banjir telah surut, kelistrikan dapat dinormalkan lagi oleh Petugas PLN dan disaksikan oleh warga,” pungkasnya. (Nungki)


