Wali Kota Tangsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana

Kota Tangsel,koranpelita.co  –  Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Gelar Pasukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel yang dihadiri oleh perwakilan dari seluruh perangkat daerah, Polri, TNI, beserta relawan, di Lapangan Sunburst BSD, Sabtu (11/11/2023).

Disampaikan Benyamin, hal ini untuk memastikan kesiapan seluruh pasukan dalam menghadapi potensi-potensi yang akan terjadi pada saat peralihan memasuki musim hujan di wilayah Tangerang Selatan.

“Bahwa musim penghujan di tahun 2023 ini mengalami kemunduran. Kita mesti ingat bersama di tahun 2019 terjadi keterlambatan musim hujan, dan justru diikuti banjir besar saat memasuki tahun 2020,” ucapnya.

Untuk itu, Benyamin menginstruksikan seluruh jajaran hingga tingkat kewilayahan untuk mengantisipasi hal tersebut.

BACA JUGA:  PELANTIKAN PENGURUS DMI KECAMATAN CIKARANG BARAT MASA BAKTI 2026–2031

BACA JUGA : Wali Kota Tangsel Ajak Masyarakat Ramaikan Tangsel Sejiwa Fest 2023

“Camat, lurah dan para pengurus RT/RW agar bersama-sama mengantisipasi hal ini. Bisa dilakukan giat bersih-bersih saluran air. Jadi kita harus selalu waspada dan siap sedia, karena hanya dengan kesiapsiagaan dan kerja sama yang baik, kita dapat meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.

“Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik dalam proses pengurangan risiko bencana di Tangerang Selatan. Sebab pada hakikatnya bencana adalah urusan bersama untuk kemanusiaan,” tambahnya.

Kepala BPBD Kota Tangsel, Sutang mengatakan, apel dan gelar pasukan ini merupakan titik awal dalam kesiapan penanganan bencana yang baik. Apalagi, peralihan musim menuju musim hujan sudah mulai nampak di Tangerang Selatan.

BACA JUGA:  BKPSDM Dorong Kompetensi ASN Lewat MOOC

“Kita gelar pasukan untuk memastikan sejauh mana kekuatan kita untuk melakukan penanganan bencana di Tangerang Selatan. Sampai saat ini, BPBD masih mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang masih terdampak fenomena el nino, kemarau panjang dan kekeringan,” ucapnya. (*/sul).