Pemkot Tangerang Gelar Parenting Online Menuju Indonesia Emas

Kota Tangerang,koranpelita.co – Dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Parenting online yang difokuskan pada pencegahan stunting sebagai langkah awal untuk membentuk fondasi kuat dalam pertumbuhan anak-anak.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam kesempatannya mengatakan, untuk mengurangi angka stunting harus dilakukan dengan komitmen kuat dan berbagai langkah nyata. Seperti melalui Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera Pulih (Laksa Gurih) menjadi langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terkait gizi.

“Parenting pencegahan stunting, menjadi elemen penting dalam membentuk generasi masa depan yang unggul. Dan Pemkot Tangerang telah dan akan terus berupaya seperti melalui Laksa Gurih yang bekerja sama dengan dokter spesialis anak bagi balita yang membutuhkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit,” ujar Arief, dalam arahannya yang digelar melalui zoom meeting, Jum’at (10/11/2023).

BACA JUGA:  Workshop 2026, Pemkab Bekasi Perkuat Tata Kelola Keuangan Desa

Melalui parenting, lanjutnya, kita fokus pada pertumbuhan optimal anak-anak, sehingga diharapkan dapat membentuk masa depan anak-anak yang kuat dan berdaya.

“Pencegahan stunting dianggap fondasi vital untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Makanya akses terbaik terhadap gizi, perawatan kesehatan, dan pendidikan berkualitas adalah kunci untuk memastikan setiap anak memiliki masa depan yang kuat,” jelasnya.

BACA JUGA : Konstitusi Semakin Rusak dan Tak Terkendali : UUD 1945 Asli Jalan Tunggal Selamatkan Indonesia

Wali kota sangat mendukung upaya tersebut, dan berharap kagiatan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak-anak di Kota Tangerang.

“Mari kita bersama-sama ciptakan generasi unggul, untuk menuju masa depan yang sehat, cerdas, dan penuh kreativitas. Kita harus bergandengan tangan, karena awal yang baik adalah kunci bagi perubahan yang berkelanjutan,”ucapnya. (*/sul).

BACA JUGA:  DPMPTSP Kab Cianjur Ungkap Unit KDMP Belum Mengantongi Perizinan Dasar