Kang Ace : Program PENA Berkontribusi Terhadap Penurunan Angka Kemiskinan 

Kang Ace saat menyerahkan bantuan program PENA di Bandung.

Bandung, koranpelita.co  – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, mengatakan, program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) telah berkontribusi bagi pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tanah air. Sehingga angka kemiskinan turun dalam beberapa tahun terakhir terutama pasca pandemi COVID-19 lalu.

Demikian disampaikan Tubagus Ace Hasan Syadzily atau biasa disapa Kang Ace saat menyerahkan bantuan Program PENA tahun anggaran 2023 kepada 141 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program tersebut di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Jl. Panorama 1 Kayuambon Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (14/11/2023).

“Alhamdulilah tingkat kemiskinan di Indonesia hari ini sudah mengalami penurunan yang signifikan. Pada saat COVID -19 angka kemiskinan kita mencapai 10,2 persen kini terus menurun menjadi 9,36 persen, sempat turun hingga 2 digit. Paling terendah sepanjang sejarah Indonesia,” kata Kang Ace.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu, menjelaskan, tren penurunan angka kemiskinan menjadi 9,36 persen per Maret 2023 dari sebelumnya 9,57 persen pada  September 2022 dan sempat menyentuh angka dua digit akibat krisis pandemi menunjukkan bahwa resiliensi perekonomian nasional terus terjaga.

BACA JUGA:  Harlah Pancasila 2026, Wali Kota Tangerang Optimistis Keberagaman Jadi Kekuatan

BACA JUGA : Kang Ace : Negara Harus Hadir Selesaikan Masalah Sosial

Penurunan angka kemiskinan pada Maret 2023 ini, kata dia, sejalan dengan terus menguatnya aktivitas ekonomi, menurunnya angka pengangguran, serta inflasi yang semakin terkendali.

“Salah satunya yang membuat situasi itu adalah hadirnya sejumlah program bantuan sosial seperti Program PENA ini,” kata Kang Ace dihadapan Kepala BBPPKS Bandung, Margo Wiyono, Pokja Penyaluran Bantuan PENA Kemensos RI dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada kegiatan yang dihadiri 74 KPM PENA dari Kabupaten Bandung dan 67 KPM dari Kabupaten Bandung Barat itu, Kang Ace, menegaskan, program PENA telah memberikan manfaat untuk mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu Komisi VIII senantiasa memberikan perhatian khusus supaya program tersebut bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

BACA JUGA:  Harlah Pancasila 2026, Gubernur Banten Ajak Perkuat Komitmen Kebangsaan di Peringatan Hari Lahir Pancasila

“Begitu banyak bantuan yang telah diberikan pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain-lain. Bahkan kini ada program bantuan dampak El-Nino semua itu dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kang Ace.

Sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) warga juga telah mendapatkan hak program iuran BPJS. Subsidi bantuan listrik. “Ini semua bisa dirasakan karena bantuan pemerintah pusat yang digodok di DPR RI khususnya di Komisi VIII,” ujarnya.

“Langkah-langkah dari kami untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat berbagai kebijakan peningkatan kesejahteraan masyarakat tersebut, tentu saja sangat berkontribusi terhadap  penurunan angka kemiskinan selama ini,” sambungnya.

Ia berharap kedepan yang menerima program-program bantuan tersebut bisa lebih berdaya dan mandiri setelah diberikan bantuan yang berorientasi pada penguatan kafasitas ekonomi.

Program PENA, kata Kang Ace, merupakan cara pemerintah agar ekonomi tumbuh di tingkat grassroots (akar rumput) lebih baik. Sehingga produktivitas bangsa tetap terjaga.

BACA JUGA:  Jam Kerja ASN Kota Jambi Berubah Kata Wali Kota H.Maulana Wajibkan Setor Poto Kegiatan Pagi Bersama Keluarga

Kang Ace mengingatkan para KPM PENA supaya bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Yakni hanya digunakan untuk pengembangan usaha sesuai peruntukannya.

“Saya minta betul bantuan itu digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak digunakan untuk keperluan lain untuk beli kuota misalnya,” pesan Kang Ace.

KPM PENA, kata dia, harus melahirkan pengusaha yang berdaya karena itu mereka disebut pahlawan. “Kenapa pahlawan, karena mereka bekerja dengan tak kenal lelah membantu masyarakat lainnya agar ekonomi semakin tumbuh. Sehingga keluar dari masalah kemiskinan,” pungkasnya (Mam).