Pemerintah Kampung Sumber Sari Gelar Rembuk Stunting

Lampung tengah, koranpelita.co – Pemerintah Kampung Sumber Sari, Kecamatan Padang Ratu, melaksanakan Rembuk Stunting tingkat kampung, rembuk Stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antar kader kesehatan, PAUD , masyarakat kampung dengan pemerintah kampung untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di kampung khususnya Stunting dengan mendayagunakan sumberdaya pembangunan yang ada di kampung.

Adapun kegiatan utama dalam.rembuk Stunting di kampung meliputi.1.Pembahasan usulan program / kegiatan intervensi gizi spesifikasi dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah.

2.Pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program / kegiatan intervensi gizi spesifikasi dan sensetif, kesepakatan hasil rembuk Stunting di kampung di tuangkan dalam berita acara yang ditandatangi oleh perwakilan peserta rembuk Stunting dan pemerintah kampung.

Pemanfaatan dana desa untuk penanganan Stunting dapat di mulai dari pemetaan sasaran secara partisipasi warga kampung yang terindikasi perlu mendapatkan perhatian dalam penangan stunting oleh kader pemberdayaan di kampung.

Selanjutnya lewat rembuk Stunting kampung seluruh pemangku kepentingan di kampung merumuskan langkah yang di perlukan dalam upaya penanganan Stunting.

Termasuk bekerjasama dengan dinas layanan terkait dalam pelaksanaan ini di pandu oleh, kepala kampung pelaksanaan rembuk Stunting ini untuk menghasilkan sebuah data nantinya yang akan digunakan dalam rencana kerja pemerintah Desa tahun anggaran 2024.

Kepala kampung Sumber sari, Rudi Saputra, S.H., Saat dikonfirmasi oleh awak media ini pada Senin (02/10/2023), usai kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan bersama.

“Alhamdulillah untuk Kampung Sumber Sari selesai melaksanakan kegiatan rembuk Stunting,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Padang ratu , Bhabinsa, bhabinkamtibmas, BPK, LPMK, Lmnas, Tokoh masyarakat, Ketua Tim PKK kampung, posyandu bidan desa, perangkat kampung.

Kegiatan berjalan lancar tanpa ada rintangan, mudah- mudahan apa yang menjadi prioritas agar bisa berjalan dengan semestinya (Jaini).