Kota Tangerang,koranpelita.co – Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang , Pemadaman api TPA Rawa Kucing di hari kelima tersisa 20 persen dari 80 persen yang terbakar di atas lahan seluas 34 hektare.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan mengatakan, di hari kelima ini penanganan dua jalur, yaitu darat dan udara masih dimaksimalkan. Jalur udara, masih dikerahkannya satu unit heli water bombing dengan fokus area pintu tiga.
“Sedangkan jalur darat ada tujuh tim yang disebar. Selain di pintu satu dan dua untuk pendinginan ulang, karena disana memang sudah aman. Sisanya tim banyak disebar di pintu tiga, serta titik baru tim dipasang di area belakang melalui akses persawahan di UPT Multikultura DKP Kota Tangerang,” papar Maryono.
Maryono menyebut, pemadaman masih menurunkan ratusan personil , namun yang bekerja aktif terus rollingan, bagi waktu atau shift kerja. Ini merupakan petugas gabungan, mulai dari jajaran OPD Pemkot Tangerang, DKI Jakarta, Kota Tangsel, Provisi Banten, KLHK dan BNPB yang masih ada di lokasi.
BACA JUGA : Bandara Soetta Siapkan Posko Tanggap Darurat Kebakaran di TPA Rawa Kucing Kota Tangerang
“Dihari kelima ini kita kian optimis. Progresnya terus terlihat, luasan terus berkurang, dan insyaallah akan segera padam total. Seluruh petugas terus semangat, tak kenal lelah, dan pantang pulang sebelum padam,” seru Maryono.
sebagai informasi, sekitar 191 warga masih mengungsi di Kecamatan Neglasari dan GOR Neglasari. Dapur Umum di Dinsos Kota Tangerang masih terus beroperasi.
Kebutuhan personil dan warga terus terpenuhi, mulai dari makan minum, obat-obatan dan fasilitas kesehatan, peralatan tidur, alat mandi dan toilet, hingga layanan trauma healing bagi seluruh pengungsi. (*/sul).



