Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Gratis di  Jalur Protokol Selama 3 Hari  

Kota Tangerang,koranpelita.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan melaksanakan uji emisi gratis di jalur protokol Kota Tangerang.

Kepala DLH, Tihar Sopian mengatakan, uji emisi jalur protokol akan berlangsung tiga hari di tiga jalur protokol sebagai langkah mengurangi polusi udara, paling tidak udara di Kota Tangerang dan Jabodetabek yang lebih baik.

“Fasilitas ini dibuka untuk umum, baik mereka yang ber-KTP Kota Tangerang maupun bukan Kota Tangerang. Jadi ayo, manfaatkan program uji emisi gratis ini, ayo sama-sama bertindak untuk udara Kota Tangerang yang lebih sehat dan lebih baik lagi,” imbau Tihar, Senin (4/9/20 23).

Jadwal uji emisi Gratis di jalur protokol Kota Tangerang

– Selasa, 5 September Pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib Jalan MH Thamrin, Kecamatan Tangerang.

BACA JUGA:  Irma Ratna Wulan Siap Bertarung di Pilkades Setiadarma 2026, Usung Agenda Perubahan

– Rabu, 6 September Pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib Jalan Sudirman, Kecamatan Tangerang .

–  Kamis, 7 September Pukul 08.00 wib hingga 15.00 wib Jalan Imam Bonjol, Kecamatan   Cibodas.

BACA JUGA : SDN Gondrong 3 dan SMPN 6 Kota Tangerang, Lomba Sekolah Sehat Tingkat provinsi

“Ini dibuka untuk umum, dengan persyaratan membawa foto copy STNK. Sedangkan untuk hasil uji emisi akan disertakan melalui link https://ditppu.menlhk.go.id/langit-biru/statusujiemisi,” papar Tihar.

Ia pun menjelaskan, lewat uji emisi secara rutin masyarakat dapat memberikan berbagai manfaat. Diantaranya, tingkat efektivitas proses pembakaran bahan bakar pada mesin mobil yang dapat diketahui melalui analisis kandungan CO2 dan HC yang terdapat dalam gas buang. Membantu melakukan penyetelan campuran udara dan bahan bakar secara tepat.

BACA JUGA:  Gubernur Jabar Didampingi Plt Bupati Bekasi Melayat Korban Kecelakaan KA

“Kinerja mesin mobil yang digunakan dapat diperoleh kepastiannya apakah mesin mobil dalam kondisi baik dan dapat diandalkan atau tidak. Mengirit bahan bakar namun tenaga tetap optimal. Lingkungan sehat dengan udara yang bersih dapat terwujud hingga kerusakan pada bagian-bagian mesin mobil dapat diketahui,” ucapnya. (*/sul).