Dinas Bakal Undang Rekanan Penggarap Rehabilitasi Gedung Penyuluhan KB di Kecamatan Dukuhturi

Slawi, koranpelita.co – PPK Dinas P3AP2 dan KB Kabupaten Tegal, bakal undang rekanan dan konsultan pengawas/perencanaan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Dukuhturi yang menggunakan anggaran (DAK) nilai kontrak Rp 444.550.000,- (Empat ratus empat puluh empat juta lima ratus lima puluh ribu rupiah).

Hal itu menurut PPK pekerjaan rehab tersebut, Rohina mengatakan, mengundang mereka bertujuan untuk mengadakan rapat dan evaluasi tentang pekerjaan rehab gedung yang masih dalam proses pengerjaan/pelaksanaan.

“Rencana Kamis (21/09/2023) kami bakal undang mereka, selain karena pekerjaan progresnya terlambat, juga karena adanya perubahan di segi materialnya,” ujar Rohina, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/09/2023).

Sementara ini, lanjut Rohina, alasan kenapa pekerjaan tersebut progresnya terlambat, hal itu karena ada beberapa material yang dibutuhkan seperti halnya keramik/granit (lantai) itu susah dicari dan speknya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Sehingga dengan rapat evaluasi nanti bakal dicarikan solusinya dan yang terpenting tidak mengurangi volume yang ada.

BACA JUGA:  Rakor Validasi KPM MBG di Cikarang Barat: BGN dan Muspika Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis, Camat Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

BACA JUGA : Camat Dukuhturi Pertanyakan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB

Selain itu, seperti di lantai (ruang kantor) bawah kebetulan masih ada staf dinas (pegawai) yang masih beraktifitas di situ. Memang seharusnya di ruang kantor tersebut harus dikosongkan, karena di ruangan tersebut juga akan direhab.

Namun, lanjut Rohina, berhubung lantai (ruang kantor) yang di atas belum rapi maka temen-temen dinas yang di situ belum bisa dipindahkan.

“Hal itu yang menjadikan alasan rekanan juga, kenapa progres pekerjaan jadi terlambat. Memang rencana awal, kami bakal fokus ruangan yang di atas terlebih dulu dan setelah rapi baru dilanjutkan yang ruang lantai bawah. Hal itu juga bakal kami rapatkan dan carikan solusinya juga,” katanya.

BACA JUGA:  Rakor Validasi KPM MBG di Cikarang Barat: BGN dan Muspika Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis, Camat Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Sementara Direktur CV Janur Kuning, Satrio Adhi Nugroho, yang merupakan penyedia jasa (rekanan) penggarap pekerjaan tersebut mengakui, benar adanya keterlambatan progres dalam pekerjaannya tersebut.

Menurutnya, seperti halnya yang disampaikan Ibu Kabid atau PPK pekerjaan tersebut, memang tidak dipungkiri untuk material yang dibutuhkan susah dicari karena tidak sesuai dengan spek yang bunyi diperencanaan.

Selain itu juga karena terkendala masih adanya teman dinas yang masih beraktifitas di ruang kantor yang seharusnya bakal dikerjakan/rehab.

“Selain beberapa material yang susah dicari juga faktor di ruang kantor di bawah masih adanya teman dinas yang beraktivitas, sehingga kami terkendala dalam bekerja dan akhirnya progres jadi molor/terlambat,” kata Satriyo.

Namun, tambah Satrio, tetap optimis pekerjaan rehab gedung kantor tersebut bakal selesai sesuai batas waktu yang sudah ditentukan (kontrak).

“Dengan sisa waktu yang ada, kami bakal kejar progres yang teringgal tersebut, dengan cara kami akan menambah tenaga/pekerja sehingga pekerjaan bisa selesai sesuai dengan kontrak yang ada,” katanya.

BACA JUGA:  Rakor Validasi KPM MBG di Cikarang Barat: BGN dan Muspika Perkuat Sinergi Program Makan Bergizi Gratis, Camat Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Sisi lain, Konsultan Pengawas dan juga Perencanaan, Sofian hingga sekarang belum bisa menjawab atau memberikan keterangan terkait pekerjaan rehab tersebut.

Beberapakali koranpelita.co coba menghubungi via ponselnya, baik melalui telepon WA belum sempat diangkat/jawab, saat dihubungi melalui WA nya dibaca (centang biru), namun belum ada balasan (keterangan) hingga berita ini ditayangkan. (her)