Camat Dukuhturi Pertanyakan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB

Slawi, koranpelita.co – Camat Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Harto pertanyakan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Dukuhturi yang menggunakan anggaran (DAK) dikhawatirkan tidak selesai sesuai kontrak yang ada.

Pasalnya, kegiatan atau pekerjaan tersebut menurut Camat Dukuhturi, Harto mengatakan, sejak awal adanya kegiatan tersebut pekerja yang ada di situ tidak pernah ful dalam bekerja.

Maksudnya, mereka bekerja terkesan tidak konsisten, kadang ada pekerja dan juga tidak ada pekerja. Intinya dalam setiap minggunya mereka tidak pernah ful satu minggu dalam bekerja.

“Kami khawatir pekerjaan bakal tidak selesai sesuai kontrak, selain itu juga dikhawatirkan hasil pekerjaan hasilnya tidak bagus atau kualitas jelek,” cetus Harto.

BACA JUGA : Operasi Zebra Jaya 2023, Wakapolres Metro Bekasi Pimpin Apel Pasukan

Selain itu, tambah Harto, yang terlihat di lokasi material seperti pasir, gypsum dan lainnya secara visual terkesan seadanya yang disediakan penyedia jasa/pihak kontraktor (CV Janur Kuning) dari Kabupaten Tegal.

“Kami pernah memerintahkan tukang untuk melepas kembali saat pemasangan kerangka plavon, selain itu juga gypsum/plavon yang digunakan terlalu tipis/kecil,” tegasnya.

Sisi lain, dinas teknis dari Penataan Ruang pembantu PPK, Reza mengaku, bahwa sudah beberapakali mengikuti rapat yang diselenggarakan leading sector yakni, Dinas P3AP2 dan KB, namun dari penyedia jasa/rekanan (CV Janur Kuning) yang datang berganti-ganti orang.

Terkait dengan progres pekerjaan, kata Reza, pastinya masih tertinggal (minus). Oleh karena itu, penyedia jasa beberapakali diundang untuk rapat bahas soal progres dan material yang disediakan.

“Kami sifatnya hanya membantu PPK dan yang mengundang rekanan maupun Konsultan Pengawas dinas terkait. PPK sudah sering mengingatkan ke rekanan supaya pekerjaan harus konsisten dan bisa selesai sesuai kontrak yang ada,” ujar Reza, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/09/2023).

Selain itu, lanjut Reza, dinas atau leading sector sering koordinasi dengan Konsultan Pengawas yang bertugas mengawasi pekerjaan tersebut. Segala sesuatu baik secara teknis maupun pekerjaan diserahkan Konsultan Pengawas di lapangan.

“Kami pribadi pun intens membantu PPK untuk selalu koordinasi dengan Konsultan Pengawas, yakni Sofyan. Jadi jika mau menanyakan progres atau hasil pekerjaan di lapangan bisa langsung menanyakan ke Konsultan Pengawas nya,” cetus Reza.

Sementara hingga berita ini diturunkan, PPK (Leading Sector), Penyedia jasa (pemborong/rekanan) dan juga Konsultan Pengawas belum sempat dimintai keterangan, PPK dari Dinas P3AP2 dan KB, Rohinah saat hendak ditemui sedang tidak ada di kantor.

Sementara, Konsultan Pengawas pekerjaan tersebut, beberapakali saat dihubungi via telepon WA sejak Sabtu (16/9/23) hingga Senin (18/9/23) belum sempat angkat, saat di WA diduga dibaca namun belum ada balasan (keterangan).

Selain itu, Penyedia Jasa/rekanan (CV Janur Kuning), Satrio Adhi Nugroho saat ditelpon WA belum sempat angkat, namun ketika di WA hanya menjawab, janji bisa ditemui sorean setelah urusan dengan relasi lain selesai. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada kabar selanjutnya.(Her).