
KORANPELITA.CO – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali membawa prestasi bagi Jawa Tengah.
Untuk kali ketiganya secara berturut-turut, Ganjar berhasil membawa Jateng mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan strategi terbaik penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM tingkat nasional.
Penghargaan diberikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam acara KUR Award di Pos Bloc, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Hadir dalam acara itu, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Menteri Koperasi dan UMKM RI Teten Masduki.
Dalam penghargaan itu, Jateng berada di posisi pertama sebagai provinsi dengan strategi penyaluran KUR terbaik. Untuk posisi kedua, diraih Provinsi Jatim, dan peringkat ketiga Provinsi Lampung.
“Selamat kepada Jateng atas penghargaan ini. Dengan penghargaan ini, Jateng mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut-turut,” kata Airlangga.
Selain kategori strategi penyaluran KUR terbaik, ada juga penghargaan kategori inovasi terbaik penyaluran KUR. Keluar sebagai juara adalah Jawa Barat, diikuti Sumsel dan Bali.
“Saya ucapkan selamat kepada semua pemenang, semoga penghargaan ini bisa menambah motivasi untuk terus menyalurkan KUR kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ucap Airlangga.
Sementara itu, Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Kemenko Perekonomian yang telah memberikan penghargaan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk perbankan, yang telah menyukseskan program KUR di Jateng.
“Terima kasih tentu pada Kemenko Perekonomian, karena kita mendapatkan penghargaan tiga tahun berturut. Terima kasih juga pada kerja kawan-kawan yang cukup serius, sehingga penyaluran KUR di Jateng cukup besar, dan strateginya bagus,” katanya.
Meski begitu, Ganjar meminta semua pihak tidak berpuas diri. Semua harus ditingkatkan agar kehadiran pemerintah dirasakan betul oleh masyarakat.
“Sekarang kita mencoba untuk memastikan kembali, artinya sistem kita mapan, strategi kita benar, dan bagaimana kita membantu dan berpihak pada UMKM,” pungkasnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan per Rabu (26/10/2022), nilai penyaluran KUR nasional mencapai Rp295,2 triliun. Nilai tersebut meningkat 4,2 persen jika dibandingkan 2021 sebesar Rp283,34 triliun. (er)


