KPA Kabupaten Bekasi Gencarkan Sosialisasi HIV ke Lapas dan Perusahaan

Bekasi, koranpelita.co – Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Bekasi Ade Barwono menyampaikan pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi HIV/Aids kepada karyawan di perusahaan. Pada pekan lalu pihaknya menggelar sosialisasi di PT Hankook, dengan diikuti 200 karyawan.

“Sosialisasi HIV yang kita jalankan di PT Hankook itu diikuti oleh sekitar 200 peserta (karyawan), karena memang disaat jam makan siang,” ujar Ade di kantornya, Cikarang Utara pada Senin (21/08/2023).

Bahkan, ke depan, program ini akan dilanjutkan bersama dengan manajemen perusahaan dengan kegiatan pelatihan. Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan baik dari pihak perusahaan.

“Rencananya akan dijadwalkan pelatihan di gedung tersendiri, di situ kita tidak memakai tes HIV, karena tes itu disarankan secara sukarela, tidak kita paksakan untuk tes. Nanti akan kita lanjutkan kepada karyawan di shift-shift yang berikutnya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Wagub Sani Ajak Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Umat dalam Tabligh Akbar Pemprov bersama BKMT Provinsi Jambi

BACA JUGA : Pemkab Bekasi Gelar Khitanan Massal, Peringati Hari Jadi Ke-73 Tahun

Selain di perusahaan, KPA juga rutin melakukan sosialisasi dan Tes HIV untuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Tanjung, Cikarang Pusat. Kegiatannya adalah Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) yaitu pengambilan darah sebagai bagian dari serangkaian tes untuk mengetahui apakah positif atau negatif mengidap HIV.

“Tapi sebelumnya kita memberikan sosialisasi HIV kepada warga binaan, agar mereka mengetahui dulu memahami dulu apa itu HIV, apa itu IMS dan seperti apa penularan dan penanganannya, setelah itu baru dites,” katanya.

Sosialisasi dan tes di Lapas ini berjalan secara rutin setiap dua bulan sekali untuk memaksimalkan target standar pelayanan minimum (SPM). Apalagi KPA juga mempunyai target SPM seperti peningkatakan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:  Gubernur Al Haris: HKTI dan Wanita Tani Mitra Strategis Wujudkan Kedaulatan Pangan Provinsi Jambi

“Kita ditargetkan pemerintah pusat melalui Perpres Nomor 2 tahun 2018 tentang SPM,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan HIV, tambahnya, pihaknya bekerjasama dengan tiga Puskesmas, yaitu Sukamahi, Cipayung, dan Kedungwaringin. Sementara untuk pengobatan apabila ada yang positif bekerjasama dengan Puskesmas Mekarmukti.

“Karena mereka mendapatkan target pemeriksaan HIV untuk pemenuhan target SPM,” tambahnya.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya penularan yang terjadi di dalam Lapas sekaligus menurunkan angka kematian.

“Karena mereka yang positif HIV wajib minum obat,” pungkasnya.

Tak hanya itu, KPA juga tengah menggencarkan sosialisasi untuk pelajar SMP bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

“Yang sedang kita masifkan juga sosialisasi kepada teman-teman SMP karena kemarin kami telah melakukan kerjasama dengan Disdik untuk mensosialisasikan HIV ini kepada teman-teman remaja untuk 20 sekolah penggerak,” jelasnya. (D nu).

BACA JUGA:  Diduga Ada Manipulasi Ijin, Warga Kertarahayu Tolak TPU Komersial