Kab Tangerang,koranpelita.co – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima kunjungan reses anggota DPRD Provinsi Banten di Pendopo, Rabu (14/6/2023).
Bupati Tangerang mengatakan, kunjungan reses DPRD Provinsi Banten perwakilan dari wilayah Kabupaten Tangerang banyak berdiskusi mengenai masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja dan juga masalah-masalah sosial serta bagi hasil PAD .
“Tentu saja kebutuhan untuk Kabupaten Tangerang sangat tinggi karena merupakan salah satu daerah yang memiliki populasi yang sangat tinggi serta daerah penyumbang PAD terbesar Provinsi Banten. Banyak aset Provinsi Banten yang harus diperhatikan di wilayah Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati.
Menurut Bupati, masyarakat tidak melihat aset itu punya provinsi, nasional, atau punya kabupaten. Selama aset tersebut ada di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang lah yang harus bertanggung jawab terhadap aset tersebut padahal anggarannya dan kewenangannya ada di provinsi Banten.
“Hal-hal seperti itu yang tadi kita diskusikan dan alhamdulillah pertemuan hampir 3 jam. Mudah-mudahan menjadi produktif dan membawa dampak positif bagi Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
BACA JUGA : Wali Kota Tangsel Lantik 1.104 PPPK Tenaga Kesehatan
Sementara itu Ketua Rombongan reses DPRD Banten, TB. Luay mengungkapkan, bahwa kunjungan ke Kabupaten Tangerang membahas Infrastruktur, kesehatan, ketenaga kerjaan dan juga pendidikan.
“Saya berharap kunjungan dari DPRD Provinsi Banten ke Kabupaten Tangerang ini bisa membawa dampak positif terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang. Dan apa yang menjadi harapan serta aspirasi dari Pemda Kabupaten Tangerang bisa kita perjuangkan di DPRD Banten,” tutur Luay.
Hal yang sama juga diungkap TB. Luay, yaitu Pendapatan Provinsi Banten paling besar berasal dari Kabupaten Tangerang. Dia berharap nantinya bagi hasil dari PAD bisa lebih proporsional karena Kabupaten Tangerang menghasilkan PAD yang cukup besar bagi Provinsi Banten. Pihaknya akan terus mendorong nantinya Kabupaten Tangerang bisa mendapatkan bagi hasil yang lebih proporsional.
“Saat ini kita ketahui bagi hasil pajak untuk Kabupaten Tangerang sangat kecil, padahal PAD Banten dari Kabupaten Tangerang sangat besar. Kita akan mendorong supaya bagi hasil ini proporsional,” ucapnya. (*/sul).
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Baksos Bersama Komunitas Ojol - 10/06/2026
- Sekda Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Beasiswa Gemilang 2026 ke Universitas Al-Azhar Kairo - 10/06/2026
- Tanam 10.000 Mangrove di Mauk, Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi Jurnalis Peduli Lingkungan - 10/06/2026



