KORANPELITA.CO – Pagi ini, hari Rabu (28/06) terlihat ribuan warga Muhammadiyah Kota Semarang berbondong-bondong melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H. Tersebar di 48 lokasi se-Kota Semarang yang digunakan sebagai tempat sholat Idul Adha, baik di Masjid, Musholla maupun lapangan umum. Tampak warga Muhammadiyah di kota Semarang cukup antusias mengangkat tangannya bertakbir saat melaksanakan Sholat Idul Adha 1440 H.
Pantauan langsung awak media, ada ribuan jamaah melaksanakan sholat Idul Adha 1444 H di Masjid At Taqwa dalam komplek Universitas Muahamdiyah (Unimus) Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/6/2023).
Pelaksaan sholat Id dimulai pada pukul 06.30 WIB. Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi menjadi imam sholat. Dilanjut dengan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (PWM Jateng), Dr KH Tafsir sebagai Khatib atau penceramah.
Ketua PWM Jateng, KH Tafsir menjelaskan perbedaan terjadi dalam menetapkan 10 Dzulhijjah. Hasil perhitungan majelis tarjih Muhammadiyah menunjukkan hari Rabu ini (28/6) sudah memasuki 10 Dzulhijjah 1444 Hijriyah.
Dalam Khutbahnya, KH Tafsir berpesan, mengutib ucapan Nabi Muhammad SAW dalam khutbah Arafah, untuk tidak diskriminatif, tidak rasis, dan tidak membedakan bangsa-bangsa lain.
“Semuanya sama, sederajat. Kecuali takwanya. Pesan ini sudah disampaikan oleh Rasulullah 15 abad lalu, dan tetap menjadi persoalan universal. HAM ini pondasinya sudah dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
“Pesan Nabi Muhammad ini sangat luar biasa, umat manusia sama di hadapan Allah SWT, hanya dibedakan oleh ketaqwaan kepada Allah SWT dan Rasulullah Sallaahu ‘Alaihi Wassalam,” tandasnya.
Kepada media usai melaksanakan sholat I’d, Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi, mengungkapkan ribuan jamaah mengikuti sholat Id yang sebagian besar dari wilayah sekitar Semarang, tidak hanya dari keluarga Unimus saja.
Perayaan Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, yakni kenaikan jumlah hewan Qurban yang signifikan dari Tahun lalu, dikarenakan ekonomi masyarakat yang sudah mulai pulih dari Pandemi. Kegiatan Idul Adha tahun ini menjadi momentum kebangkitan ummat Muslim untuk menggiatkan ber Qurban serta menjalin silaturahim antar umat beragama. (red1)



