AirNav Indonesia Menuju Layanan Navigasi Penerbangan Level Dunia

            

Bandara Soetta, koranpelita.co – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perum LPPNPI / AirNav Indonesia dengan Boeing Company di Jakarta ,Selasa (13/6/2023).

“Pada hari ini, bersama kita saksikan upaya AirNav Indonesia menggandeng Boeing untuk

meningkatkan layanan navigasi penerbangan Indonesia ke level dunia,” ungkap Budi Karya

Sumadi.

Menhub mengatakan, Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding  (MoU) ini mempertemukan keahlian teknik yang dimiliki Boeing dengan sejumlah inisiatif  pemerintah Indonesia dalam manajemen ruang udara, pelatihan, dan perencanaan strategis  manajemen lalu lintas udara. Boeing dan AirNav Indonesia akan melakukan kerja sama erat  dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan, operator bandara, dan pemangku kepentingan penerbangan lainnya di Indonesia.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan Agung Winarno Kolega Zarof Ricar di Proyek Film Tersangka TPPU

“AirNav Indonesia berfokus untuk memastikan bahwa sistem ruang udara kita menerapkan

dan menjaga tingkat keselamatan tertinggi, sekaligus membantu pertumbuhan industri penerbangan sipil Indonesia,” kata Polana B. Pramesti, Direktur Utama AirNav Indonesia.

Dijelaskan, kapasitas ruang udara dan manajemen lalu lintas udara adalah kepentingan bersama bagi Boeing dan AirNav Indonesia, juga merupakan ruang alami di mana kita perlu bekerja sama.

Kami sangat menantikan kolaborasi dengan Boeing ini.” Kerjasama ini akan mendalami berbagai inisiatif guna meningkatkan keselamatan dan layanan navigasi penerbangan di Indonesia, serta pergerakan pesawat yang lebih efisien dan penggunaan bahan bakar yang lebih rendah.

AirNav menyadari bahwa dengan membangun sistem manajemen lalu lintas udara berkelas

BACA JUGA:  Direktur P3S, Jerry Massie : PSI Akan Bubar di 2029

dunia, merupakan landasan dalam mengembangkan industri penerbangan di Indonesia, yang

dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

BACA JUGA : Kasus Impor Emas, Dua Pejabat Bea Cukai kembali Diperiksa Kejagung

Lebih lanjut, Polana menambahkan bahwa kerja sama ini akan berpusat pada perencanaan strategis manajemen lalu lintas udara, pelatihan, dan penyusunan prosedur yang mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar, yang akan dipandu langsung oleh Tim Teknis Boeing Company.

“Dengan ekonomi pasar yang sedang berkembang, Indonesia adalah salah satu pasar penerbangan terbesar di Asia,” kata Mike Sinnett, Wakil Presiden Senior dan Manajer Umum Pengembangan Produk pada Divisi Pesawat Komersial Boeing.

Kami berkomitmen untuk mendukung industri penerbangan sipil Indonesia dan senang dapat bekerja sama dengan AirNav dalam mempelajari solusi jangka panjang untuk meningkatkan sistem manajemen lalu lintas udara Indonesia dengan aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Kejagung Tetapkan Agung Winarno Kolega Zarof Ricar di Proyek Film Tersangka TPPU

“Boeing dan Indonesia telah bekerja sama selama lebih dari 74 tahun untuk mendukung pengembangan kemampuan dirgantara dan pertahanan melalui pelatihan, rantai pasok, dan kolaborasi. Saat ini, kehadiran Boeing di Indonesia meliputi bidang penerbangan komersial, pertahanan, antariksa, rantai pasok, dan kemitraan akademik,” ungkapnya. (*/sul).