RSUD Kabupaten Bekasi Akan Ganti Nama Jadi RSUD KH. Noer Alie

RSUD Kabupaten Bekasi, Jl. Raya Teuku Umar, Wanasari Kecamatan Cibitung

Bekasi, koranpelita.co – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengupayakan mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi (Cibitung) menjadi RSUD KH. Noer Alie, untuk mengenang jasa Pahlawan Nasional asal Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut dikatakan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat mengahadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tambun Utara di Rumah Makan Saung Kebalen, Babelan, pada Rabu (03/05/2023).

“Ya, ini sedang kita upayakan dan sedang kami proses, namanya akan kita abadikan menjadi nama Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Jadi RSUD Cibitung itu nanti menjadi RSUD KH. Noer Alie,” kata Dani Ramdan.

Dia mengatakan, penamaan RSUD ini sebagai penghormatan atas jasa Pahlawan Nasional asal Kabupaten Bekasi, KH. Noer Alie, yang sudah berjuang untuk Kabupaten Bekasi dan untuk kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA:  Pemkot  dan Kejari Kota Tangsel Teken Kerja Sama Pengawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran

BACA JUGA : Kelola Sampah Organik, Pemkab Bekasi Canangkan di Kecamatan dan Desa 

Sebelumnya, Pemkab Bekasi sudah menyematkan nama KH Noer Alie sebagai nama Aula di Lantai 4 Gedung Bupati Bekasi Komplek Pemda Cikarang Pusat.

Dani menyampaikan, Pemkab Bekasi juga sudah mengabadikan nama tokoh ulama asal Cibarusah, KH. Raden Ma’mun Nawawi yang sedang diajukan sebagai Pahlawan Nasional, sebagai nama jalan antara Cikarang-Cibarusah, yang sudah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ya, ini adalah rasa penghormatan serta menghargai para pahlawan sehingga tidak melupakan jasa beliau, karena kedua tokoh ini, disamping juga tokoh-tokoh lainnya, sudah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dan untuk Kabupaten Bekasi,” terangnya.

BACA JUGA:  Gerakan Bersih Diskominfosantik

Selain itu, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah menyematkan nama-nama mantan Bupati Bekasi yang sudah wafat untuk nama-nama 10 gedung dinas di Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi Cikarang Pusat.

“Kalau Bapak dan Ibu sedang ke Gedung Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, sebelumnya nama gedung itu hanya A B C dan seterusnya, sekarang sudah berubah menjadi nama mantan Bupati Bekasi yang sudah wafat,” terangnya.

Dani menegaskan, pemberian nama tokoh-tokoh yang sudah berjasa untuk Kabupaten Bekasi, akan memberikan dampak positif bagi anak cucu, sehingga bisa dikenang selamanya dan mengetahui siapa pahlawan asal Kabupaten Bekasi

“Ya, memberikan edukasi nantinya kepada anak dan cucu, siapa saja nama tokoh yang sudah berjasa untuk negara dan untuk Kabupaten Bekasi,” katanya. (D.Z).

BACA JUGA:  Direktur P3S, Jerry Massie : PSI Akan Bubar di 2029