Kejagung-Persaja Gelar “Mudik Bareng Jaksa Agung” Gratis kepada Masyarakat

Jakarta, Koranpelita.co – Kejaksaan Agung bersama Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) hari ini gelar mudik bareng secara gratis kepada masyarakat yang akan pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1444 H.

Dalam kegiatan “Mudik Bareng Jaksa Agung” tersebut Kejaksaan Agung menyediakan 14 buah kendaraan bus dengan tujuh daerah tujuan untuk mengangkut sebanyak 726 pemudik yang telah mendaftar untuk mudik.

Menurut Wakil Jaksa Agung Sunarta sebelum melepas rombongan yang akan mudik bahwa kegiatan mudik bareng gratis bagi masyarakat tersebut merupakan bentuk sinergi yang baik antara Kejaksaan Agung dengan Persaja.

“Ini juga menjadi momentum untuk mewujudkan rasa kepedulian membantu meringankan beban masyarakat yang terkendala dengan biaya transportasi yang tinggi,” ucap Sunarta mewakili Jaksa Agung, Selasa (18/04/2023)

Selain itu, tuturnya, kegiatan mudik bareng memberikan manfaat sosial yang besar bagi masyarakat. “Karena sejatinya tidak hanya mengurangi beban biaya transportasi pemudik. Tapi juga membantu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di hari raya,” ujarnya.

Dia menambahkan kegiatan mudik gratis pada hakikatnya merupakan salah satu bentuk amaliah yang bernilai ibadah dan mengandung hikmah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga.

“Tapi turut menyuntikkan kesadaran bersama untuk menumbuhkan rasa empati kepada sesama, yang pada gilirannya akan menguatkan nilai-nilai solidaritas,” ucapnya.

Sunarta pun berharap kegiatan mudik gratis ini dapat menjadi rutinitas di masa mendatang dengan menyasar masyarakat yang lebih luas dan cakupan wilayah tujuan mudik yang lebih banyak lagi.

“Selain itu dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk dapat berbuat yang terbaik bagi kebaikan bersama,” tutur mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ini.

Adapun tujuh daerah tujuan dalam kegiatan “Mudik Bareng Jaksa Agung” yang dilayani 14 bus antara lain dengan tujuan ke Yogyakarta dengan empat buah bus.

Kemudian ke Solo dan Semarang masing-masing tiga buah bus, ke Surabaya dua buah bus dan satu buah bus masing-masing ke Taksimalaya, Garut dan Lampung.(yadi)