Tanah Longsor di Way Kanan Lampung : Dua Korban Jiwa dan Tiga Hilang

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian korban terdampak tanah longsor di Desa Cempedak, Kec. Banjit, Kampung, Senin (13/03). (Foto dok. Hms BNPB)

LAMPUNG, koranpelita.co – Dua warga menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung pada Jumat (10/03) lalu. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan korban meninggal karena tertimbun longsor yang terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah yang labil di Desa Sumber Sari, Kecamatan Banjit sekitar pukul 10.00 WIB.

Hasil asesmen sementara per Senin (13/03), terdapat tiga warga yang masih belum ditemukan. Diketahui lokasi warga yang hilang berada di Desa Juku Batu dan Desa Cempedak di Kecamatan Banjit. Berdasarkan laporan itu, Tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Pemerintah Daerah dan relawan berupaya melakukan pencarian di lokasi terdampak.

BACA JUGA:  Operasi Pekat Maung 2026, Polresta Tangerang Amankan 2.268 Botol Miras dan 10.779 Butir Obat Keras

Proses pencarian korban cukup memakan waktu dikarenakan akses menuju lokasi cukup menyulitkan. Meski demikian, tim gabungan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan operasi pencarian, salah satunya dengan menggunakan semprotan air untuk menggali material longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Way Kanan, Riantori, mengungkapkan bahwa operasi pencarian hari ini juga mengerahkan alat berat.

“Pagi ini, operasi pencarian tim gabungan mengerahkan alat berat dengan tujuan mempercepat pencarian korban. Semua tim berusaha maksimal untuk menemukan korban yang masih hilang di lokasi terdampak,” ujar Riantori melalui keterangannya, Senin (13/03/2023).

Upaya pemenuhan kebutuhan dasar juga tengah dilakukan oleh para pemangku kebijakan melalui distribusi logistik bagi para warga terdampak. Hingga kini, tim gabungan juga telah mendirikan posko tanggap darurat di Kecamatan Banjit untuk guna melakukan percepatan penanganan darurat. (red1)

BACA JUGA:  Intervensi Kerentanan Pangan, Gubernur Banten Salurkan 59 Ton Beras