Serang,koranpelita.co – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi keberhasilan Polda Banten mengunkap kasus kemasan ulang (repacking) dan pengoplosan 350 ton beras bulog menjadi premium.
Direktur eksekutif Lemkapi Dr. Edi Hasibuan menyampaikan apresiasi atas pengungkapan beras 350 ton beras bulog repacking dan oplosan. “Kami apresiasi respon polda banten yang bekerja cepat mengungkap sindikat tsb dan polisi berhasil menangkap 7 pelakunya,” kata Edi kemarin.
Menurut Edi hasibuan, pengungkapkan sindikat ini tentu banyak mendapat apresiasi dari masyarakat mengingat beras adalah kebutuhan pokok masyrakat. Selama ini beras murah dari bulog sulit ditemukan dipasaran.
“Kami melihat Polda Banten sangat jeli melihat kondisi pasar beras dan sejak lama menduga ada penyimpangan yang dilakukan pedagang beras,” tambahnya.
**BACA JUGA: Polda Banten Tangkap Tujuh Tersangka Repacking Beras Bulog Jadi Premium
Selama ini yang melakukan pengawasan perdagangan beras, termasuk beras bulog dilakukan oleh Satgas pangan Polda Banten. “Kami sangat paham, Kapolda Banten sangat menguasai ada tidaknya penyimpangan karena beliau mantan Direktur Eksus Bareskrim Polri,” kata Edi.
“Berharap sindikat beras ini terus didalami untuk memastikan ada tidaknya pejabat bulog yang bermain sesuai dengan komitmen Direktur Bulog Budi Waseso,” ucapnya. (rls/sam).
- Bupati Tangerang Wisuda 132 Bayi Penerima ASI Eksklusif dan Ajak Orang Tua Rutin ke Posyandu - 07/08/2026
- Bupati Tangerang : Antisipasi Dini Dampak Kemarau dan Jaga Kondusivitas Wilayah Jelang HUT ke-81 RI - 07/08/2026
- Bupati Tangerang Dialog Interaktif dan Serahkan Bantuan Kepada Para Penyandang Disabilitas - 07/08/2026



