Lebak, koranpelita.co – Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak gelar pelatihan pengelolaan desa wisata yang dilaksanakan pada tanggal 17 – 19 November 2022 lalu. Bertempat di Rahaya Hotel dan Resto Jalan Leuwidamar Kabupaten Lebak.
Ada-pun pelaksanaan pelatihan
pengelolaan desa wisata untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata. Karena desa wisata
sendiri memiliki 3 (tiga) tahapan dalam pengembangannya yaitu : Rintisan, Berkembang, Maju
dan Mandiri.
BACA JUGA : Dinas Kominfo Kota Tangerang Gelar Kimfest 2022
“Terdapat cukup banyak desa di Kabupaten Lebak, yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata,” ungkap, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin di Rangkasbitung, Senin (5/12/2022)
Lebih lanjut kata Imam, dalam mendukung potensi pembinaan bidang SDM (Sumber Daya Manusia) perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan wisata, karena, sesungguhnya kualitas SDM inilah yang diyakini secara langsung, akan menentukan mutu produk dan layanan wisata.
“Artinya peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci, untuk memenangkan persaingan global yang semakin kompetitif,” ungkap Imam.
Ia juga menjelaskan, sasaran dari kegiatan pelatihan ini, adalah peserta mengetahui dan memahami pengetahuan desa kepariwisataan. Peserta mengetahui dan memahami pentingnya Sapta Pesona dalam mewujudkan masyarakat sadar wisata. Para peserta juga mengetahui dan memahami pengembangan kelembagaan pengelola desa wisata.
“Peserta mengetahui dan memahami serta pengembangan dan pengelolaan produk pariwisata di desa wisata,” jelas Imam.
Diketahui pelaksanaan kegiatan ini, diselenggarakan selama tiga hari dua malam. Dihari ketiga ada pelaksanaan praktek studi tiru, berlokasi di Desa Wisata Cikolelet Kabupaten Serang Provinsi Banten. (man)



