Gus Yasin Ajak Masyarakat Perkuat Benteng Keamanan ‘Siber’

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

SEMARANG, koranpelita.co – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengajak warganya memperkuat benteng keamanan siber. Ia menyebut, di era 4.0 dunia siber berpotensi menjadi celah untuk merongrong kesatuan bangsa.

Demikian disampaikan Gus Yasin, sapaan akrab wagub seusai memimpin upacara Hari Bela Negara ke-74, di Halaman Kantor Gubernur, Semarang, Jawa Tengah, Senin (19/12/2022).

Menurutnya, dimensi bela negara selalu dinamis sesuai tuntutan zaman. “Bela negara yang dulu mempertahankan negara, layanan kesejahteraan masyarakat, kini di era digitalisasi 4.0 kita perlu meningkatkan (upaya) bela negara (tidak hanya) secara konvensional, maka saat ini perlu ditingkatkan ke era digital,” ujarnya.

Gus Yasin menyebut, dunia saat ini memasuki era proxy war. Di mana, peperangan tidak lagi digelar secara terbuka tetapi menggunakan kanal-kanal digital.

BACA JUGA:  Disdik Kabupaten Bekasi Perkuat Transparansi SPMB SD 2026 Lewat Roadshow Sosialisasi

Oleh karena itu, Pemprov Jateng berupaya memberikan keakurasian data terkait pembangunan. Menurut wagub, data dan informasi akurat dan terpercaya merupakan bagian dari upaya bela negara.

“Saat ini banyak ancaman ke negara kita, bukan hanya lewat peperangan, tapi juga melalui kanal-kanal negara. Maka, kita harus meningkatkan (keamanan siber) baik pemerintah pusat, daerah hingga kabupaten kota. Ada informasi apapun kita harus merujuk ke pemerintah, seperti ada isu hoaks, jangan sampai salah tangkap, berita tapi ternyata itu hoaks,” paparnya.

Merespon hal tersebut, Diskominfo Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan keamanan siber. Satu di antaranya, dilakukan dengan memperkuat Computer Security Incident Response Team (CSIRT), yang telah terbentuk sejak 2020 lalu. Selain di tingkat provinsi, pembentukan tim respon cepat keamanan siber itu juga dilakukan pada kabupaten/ kota. (red1)

BACA JUGA:  Disdik Kabupaten Bekasi Tegaskan Larangan Pungli