Karawang, Koranpelita.co – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BAROKAH JAYA yang berada di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang di pertanyakan oleh pengamat Sayap Putih, Sentot janam.
Janam menerangkan aliran dana BUMDes yang seharusnya untuk usaha BUMDes agar lebih berkembang. Diduga, malah di salurkan di luar BUMDes, contohnya untuk anggaran BUMDes tahun ini sekitar Rp 36 jutaan, tapi di salurkan ke konveksi, bukannya di salurkan untuk usaha BUMDes.
BACA JUGA : AirNav Peduli Kirim Relawan dan Bantuan Korban Gempa Cianjur
“Kami pemantau Sayap Putih tingkat kecamatan akan berkoordinasi dengan tingkat Kabupaten untuk segera melaporkan temuan kami di lapangan ke fihak Inspektorat,” tegas, Janam.

Sementara Bendahara BUMDES, BAROKAH JAYA Nuraeni, di dampingi Ketua BUMDes Arif, saat di temui di rumahnya menjelaskan, kalau anggaran BUMDes tahun ini sebesar kurang lebih Rp 36 jutaan dan di alirkan untuk konveksi.
“Kepunyaan Pak Samsul suami dari Nuraeni, adapun sistimnya, bagi hasil 50:50, lima puluh persen untuk BUMDes, lima puluh persen untuk yang punya konveksi,untuk hasil sementara ini BUMDes sudah ada pemasukan dari konveksi sebesar Rp 1.000.000,” jelasnya.
Sementara itu hasil observasi di lapangan, ketua BUMDes hanya bisa menunjukan anggaran yang Rp 20 juta,yang tertulis dalam berita acara serah terima uang sementara yang sisanya belum bisa menunjukkan dengan alasan lupa naruh.
“Di minta kepada dinas terkait termasuk pendamping desa dan Kasi PMD Kecamatan untuk mengevaluasi aliran dana BUMDes BAROKAH JAYA, agar lebih baik dan tepat dalam penggunaannya,” pungkas, pengamat Sayap Putih, Sentot Janam. (Hadi).
- Pengumuman Index Review Rebalancing MSCI Momentum Melanjutkan Reformasi Pasar Modal - 15/05/2026
- Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci - 14/05/2026
- Plt Kepala UPTD Wilayah 1 Monitoring PJU dan Taman di Sejumlah Perumahan Kecamatan Babelan - 13/05/2026



