Gema Tradisi Sawer Uang Receh Kampung Rawapisang, Usai Idul Fitri

Mak Kucit salah satu seseouh kampung Rawapisang saat menyawer uang receh

Bekasi, koranpelita.co – Kampung Rawapisang Buwekjaya, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sampai saat ini masih memegang tradisi yang bersifat turun temurun.

Ada-pun salah satu dari tradisi di Kp Rawapisang adalah sawer uang receh, kegiatan tersebut   dilaksanakan seusai hari lebaran 2 atau 3 hari setelahnya.

Penyelenggara sawer uang receh Mak Kucit yang nota-banenya merupakan salah satu sesepuh di Kampung Rawapisang mengatakan, kegiatan sawer uang receh ini sudah menjadi tradisi di keluarga, yang mana tradisi sawer uang receh tersebut banyak terdapat arti dan maknanya.

“Ini merupakan tradisi peninggalan orang tua kami (Namat Bin Dipling) yang mesti kami lestarikan dan kami jaga,” ungkap Mak Kucit, Rabu (04/05/2022).

Lanjut Mak Kucit, ada-pun arti dari makna sawer uang receh tersebut bertujuan untuk mengumpulkan para sanak-saudara dalam berbagi rasa atau berbagi kebaikan.

“Selain bermakna dari mengumpulkan saudara, juga mempunyai arti saling bersilaturahmi antar saudara juga para tetangga, dengan begitu keguyuban dan kebersamaan akan selalu tercipta,” jelas Mak Kucit.

Ditempat yang sama Deri salah satu donatur acara gema tradisi sawer uang receh mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif karna makna dari kegiatannya bersifat penuh dengan rasa kekeluargaan.

“Maka dari itu kegiatan ini selalu kami dukung, sayang nya kegiatan ini baru bisa dilaksanakan sekarang, sebab sempat tertunda dua tahun karna berhubungan dengan adanya pandemi Covid-19,” jelas Deri.

“Kami bersama para donatur lainnya akan selalu mendukung kegiatan yang bersifat positif, untuk kemaslahatan dan kebaikan bersama,” tambahnya.

Ketua RT.03/02 Karta mengatakan, membangun keguyuban dan kebersamaan itu bukanlah hal yang mudah, makanya orang-orang terdahulu mencari berbagai cara untuk terus menyambung tali silaturahmi.

“Dengan cara kegiatan sawer uang receh ini merupakan hal yang smart, yang dilakukan orang – orang terdahulu. Saya berharap acara tradisi yang mengandung nilai-nilai kebaikan mesti selalu dilestarikan hingga anak cucu, agar tidak hilang di makan jaman dan agar rasa persaudaraan, keguyuban dan kebersamaan di Kp. Rawapisang ini dapat terus terjaga dan lestari,” harap Ketua RT 03/02. Karta. (Dodo).