Ini, Bantuan CSR Fajar Paper ke Masyarakat

Bantuan dari PT Fajar Surya Wisesa.

Bekasi, koranpelita.co –  PT Fajar Surya Wisesa Tbk (Fajar Paper-red), produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia, memberikan fasilitas perpustakaan kepada panti asuhan di sekitar perusahaan yang berupa buku-buku (buku pelajaran, agama, cerita, novel dan sebagainya), lemari buku, kipas angin, AC, meja, kursi, peta dunia dan Indonesia, papan tulis, alat tulis dan juga tempat sampah.

BACA JUGA : LaNyalla Dorong Produk Halal Jadi Pendukung Utama Ekspor Jatim

Selain memberikan fasilitas perpustakaan untuk meningkatkan pendidikan sejak usia dini, Fajar Paper juga memberikan pemahaman mengenai ekonomi sirkular kepada anak-anak panti mengenai sirkular ekonomi yaitu tentang pentingnya memilah sampah (Organik dan Non organik).

Hal itu disampaikan Kurniawan selaku perwakilan manajemen PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, Jumat (15/04/2022).

“Kami harap adik-adik di sini mulai mengetahui pentingnya ekonomi sirkular terhadap hidup baik untuk diri kita sendiri ataupun untuk masyarakat. Mulai dari bagaimana caranya mengurangi sampah adapun dengan cara menggunakan kembali yang dapat digunakan ataupun mendaur ulang sampah yang ada. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih hijau dan membuat lingkungan kita mendapatkan dampak yang positif dari ekonomi sirkular tersebut. Kami juga berharap bahwa Covid 19 ini cepat berlalu agar masyarakat juga dapat menjalani aktivitas setiap harinya seperti sedia kala,”ucap Kurniawan.

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

BACA JUGA : Menakar Peluang Kemenangan Apabila Anies dan Puan Jadi Pasangan di Pilpres

Kurniawan menjelaskan, Fajar Paper yang saat ini memperkerjakan hampir 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan.

Beberapa kegiatan CSR yang telah dilakukan diantaranya Fajar Paper mendonasikan 1 unit kendaraan mobile lab PCR Kit kepada BNPB, berkolaborasi dengan KBRI Singapura dan Diaspora Indonesia di Singapura Donasikan 12 Unit Oxygen Generator dan mendonasikan hampir 35.000 paket sembako kepada masyarakat melalui berbagai instansi serta berbagai kegiatan donasi lainnya yang berhubungan dengan bantuan penanganan Covid 19 dan dampaknya.

BACA JUGA:  IKA-PMII Demak Resmikan Pembangunan Harokah Center, Wujud Kemandirian Alumni

Sementara itu, Pengurus panti asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata Titin menyampaikan, Pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan fasilitas perpustakaan yang diberikan kepada panti Immaculata.

“Kami ucapkan terima kasih kepada FajarPaper untuk pemahaman yang diberikan kepada anak panti kami agar mengenal ekonomi sirkular sejak kecil, juga untuk fasilitas perpustakaan yang diberikan kepada kami sangat bermanfaat untuk anak-anak di panti Immaculata, semoga FajarPaper semakin maju dan sukses,” kata Titin pada Selasa (29/03/2022).

Selain bantuan fasilitas perpustakaan, Fajar Paper juga memberikan 1 unit Bailing Press Machine kepada YPLHPI Bantar Gebang pada hari Rabu (30/03/2022) yang juga merupakan bentuk dukungan terhadap pemahaman mengenai pengolahan dan pemilahan sampah yang terintergrasi dan juga 100 paket sembako pada hari Jumat (18/03/2022) kepada Polisi Sektor Tambun yang akan didistribusikan untuk masyarakat yang terdampak Covid 19.

BACA JUGA:  IKA-PMII Demak Resmikan Pembangunan Harokah Center, Wujud Kemandirian Alumni

Hal serupa juga dikatakan, Bagong Suyoto selaku pengurus YPLHPI menyampaikan, komunitas pemulung merasa terbantu dengan adanya mesin bailing press dari Fajar Paper agar dapat bertumbuh dengan baik.

“Terimakasih kepada Fajar Paper atas bantuan 1 unit mesin Bailing Press. Semoga bermanfaat untuk meningkatkan produktifitas pengolaan sampah. Mesin ini juga akan dimanfaatkan bersama dengan komunitas pemulung dan pekerja persampahan yang menjadi pendamping YPLHPI selama ini. Kami berharap Fajar Paper selalu peduli dan mendukung komunitas – komunitas pengelola sampah agar dapat bertumbuh dengan baik,” ungkap Bagong Suyoto. (Dodo/zamhari).